Bali KerthiBuleleng

PMI Gelontorkan Bantuan Bagi Keluarga Terdampak Longsor di Desa Bebetin, Buleleng 

BALIOTONOM.id (2/2/2022) – Wakil Bupati selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Buleleng, Bali I Nyoman Sutjidra menyerahkan bantuan kepada Keluarga I Gede Putu Sakah di Banjar Dinas Desa, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng, Bali.

“I Gede Sakah merupakan salah satu korban tanah longsor beberapa waktu lalu dan perlu mendapat batuan khususnya dari PMI selaku organisasi sosial,” kata Sutjidra, ditemui usai menyerahkan bantuan, Rabu (2/2).

Total ada tujuh jiwa yang terkena dampak tanah longsor akibat dari hujan deras yang melanda Desa Bebetin.

Bantuan diberikan untuk meringankan beban dari keluarga yang bersangkutan. Diketahui pula, keluarga dari I Gede Putu Sakah ini merupakan penerima bantuan rehab rumah.

BACA JUGA:  Pemkab Buleleng Target 25 Ribu Pengunjung di Lovina Festival 2026

“Mungkin sekarang harus diusulkan lagi untuk mendapatkan bantuan yang lebih layak untuk dihuni oleh tujuh jiwa ini,” jelasnya.

Selain memberikan bantuan, PMI Buleleng juga melakukan berbagai upaya dalam menghadapi cuaca ekstrem ini. Salah satunya dengan menyiagakan para relawan untuk membantu wilayah yang terdampak bencana alam atau cuaca ekstrem. Para relawan ini siaga di markas PMI Buleleng selama 24 jam jika terjadi bencana di wilayah Kabupaten Buleleng.

BACA JUGA:  Antisipasi Demam Berdarah, Desa Banjarasem Lakukan Fogging

“Jam berapapun kalau memang diperlukan mereka akan siap datang ke tempat kejadian,” ujar Sutjidra.

Lebih lanjut, Sutjidra mengungkapkan selain bersiap jika terjadi bencana alam, PMI Buleleng juga telah melakukan upaya mitigasi yakni memberikan edukasi kepada masyarakat.

Edukasi diberikan melalui sosialisasi mengenai kebencanaan dan cuaca ekstrem. Selain itu, pelatihan juga diberikan untuk menghadapi bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

BACA JUGA:  PTMSI Buleleng Bidik Hattrick Juara Umum di Porprov 2027

“Termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk melaporkan ke PMI jika ada masyarakat yang terdampak,” ungkap Wakil Bupati Nyoman Sutjidra.(*/06)

Back to top button