
BALIOTONOM.id (18/3/2022) | Sambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) Bali ke 15 November 2022, KONI Buleleng mulai menggelar tes fisik bagi seluruh atlet. Tes fisik yang dilaksanakan selama 3 hari mulai Jumat (18/3/2022) hingga hari Minggu, bekerjasama dengan Ganesha Sport Centra (GSC) Undiksha Singaraja.
Sekitar 742 atlet dari 43 cabang olahraga wajib mengikuti tes fisik atau kecabangan yang akan berlangsung tiga tahap yakni pada bulan Maret, Juli dan Oktober 2022.
Ketua KONI Buleleng Ketut Wiratmaja saat membuka kegiatan tes fisik di Kampus Undiksha Jinengdalem Jumat (18/3/2022) mengatakan, wajib setiap atlet yang dipersiapkan turun di Porprov Bali mengikuti proses yang telah ditetapkan, namun tes fisik tidak menjadi jaminan kesertaan atlet untuk memperkuat kontingan Buleleng.
Wiratmaja menegaskan, pihak KONI tidak menerima atlet titipan dari siapapun untuk diloloskan menjadi tim Porprov. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan tag line KONI yakni “Small is Gold” yakni emas menjadi target diajang multi even tingkat Bali tersebut.
“Kami tidak main-main untuk menyiapkan kontingen Poprov Bali dari Buleleng, melalui tes fisik yang berproses dan tanpa ada titipan diyakini akan terbentuk tim solid yang mampu membawa prestasi bali Buleleng,” ujarnya.
Wiratmaja menambahkan, saat ini belum bisa menentukan jumlah cabor dan atlet yang akan diturunkan diajang multi event tersebut, menunggu hasil tes fisik dan sentralisasi.
Ketua Ganesha Sport Centra (GSC) Undiksha Gede Suwiwa mengatakan, peserta tes fisik kali ini sebanyak 742 atlet merupakan hasil rasionalisasi yang dilakukan KONI Buleleng yang semula Sembilan ratusan.
Disinggung tentang jumlah peserta tes fisik, menurut Suwiwa, GSC tidak ikut campur, hanya bertugas melakukan tes dan menyampaikan hasil dari kegiatan tersebut. Seluruh keputusan mutlak ditetukan oleh KONI Buleleng.
“Kita bertugas melakukan tes bagi seluruh atlet yang dipersiapkan mengikuti Porprov, tentang jumlah KONI yang menentukan, sementara kita wajib menyerahkan hasilnya sesuai dengan apa yang diperoleh atlet itu sendiri,” katanya.
Sementara pelaksanaan tes fisik disesuaikan dengan standard yang telah menjadi ketentuan GSC. Ada 17 item yang harus dijalani seluruh calon atlet Porprov Bali tahun 2022. (*/06)



















