DenpasarPendidikan

Kolaborasi Fishum Undiknas, Forum Dekan, dan Ketua Fisip Gelar Seminar Internasional

DENPASAR,baliotonomi.com (17/11/2023) – Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS) dan Forum Dekan dan Ketua Ilmu Sosial Politik (FK-DKISIP) menyelenggarakan The 2nd International Conference on Social, Politics, Administration, and Communication Science (ICoSPACS) and Call for Paper 2023.  

 

Acara bertema Strengthening Partnership Communication for Sustainable Good Governance in the Digital Era. Serangkaian acara seminar internasional dan call for paper 2023 ini dimulai dengan sesi pleno, di Auditorium Dwi Tunggal UNDIKNAS, Denpasar, Bali, Rabu (15/11/2023).

 

Rektor Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS) Prof. Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M., IPM., ASEAN.Eng hadir dalam memberi sambutan pembukaan ICoSPACS dan Call for Paper 2023.

Dalam sambutannya, Prof. Shribawa, sapaan hangatnya, mengungkapkan, UNDIKNAS terbuka untuk berkolaborasi, utamanya dalam hal mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga semua pihak dapat bersinergi dalam mewujudkan bangsa yang cerdas, berkarakter dan mewujudkan generasi emas 2045.

BACA JUGA:  Rakor Pembangunan Wilayah Bali Sinkronkan Langkah Pusat dan Daerah, Infrastruktur dan Lingkungan Jadi Prioritas Pariwisata Berkelanjutan

 

Seminar internasional dan call for paper 2023 ini dibuka oleh Ketua Umum Forum Dekan dan Ketua Ilmu Sosial Politik (FK-DKISIP), Prof. Dr. Drs. Samugyo Ibnu Redjo, MA. Dalam sambutannya, Samugyo berharap forum seminar ini dapat menjadi tempat bertukar pikiran terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik itu pada bidang penelitian, pengabdian, maupun pengajaran.

 

 

“Kami berharap dan meyakini forum ilmiah ini, sebagai wadah pertukaran informasi penelitian hasil dengan berbagai metode dan pendekatan, akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan pengetahuan dan memenuhi kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional “,ujarnya.

 

Ditambahkan, sebuah organisasi yang membawa bersama-sama lebih dari 200 fakultas dan sekolah menengah atas akan terus berinovasi dan berupaya menyediakannya memberikan kontribusi terbaik bagi kemaslahatan masyarakat, bangsa, dan negara, sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Apel Siaga Pilah Sampah Dipusatkan di Bali, Gubernur Koster Ajak Tuntaskan dari Sumber

 

Seminar berbasis internasional ini terselenggara juga dengan kontribusi co-host yang merupakan universitas-universitas yang tersebar di seluruh Indonesia, yakni FISIP Universitas Indonesia Timur Makassar, FISIP Universitas Wahid Hasyim Semarang, FISIP STIA LPPN Padang, FISIP Universitas Baturaja, FISIP Universitas Swadaya Gunung Jati, FISIP Universitas Nurtanio Bandung, FISIP Universitas Potensi Utama, FISIP Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, serta Universitas Sangga Buana YPKP Bandung.

 

Rangkaian kegiatan ICoSPACS dan Call for Paper 2023 dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama berlangsung sesi pleno dan sesi paralel, sementara hari kedua  dilaksanakan village tour ke Desa Penglipuran Bangli.

 

Sesi pleno, dengan kapasitas 250 peserta,  menggunakan format hybrid, dengan satu pembicara yang hadir secara langsung dan tiga lainnya yang bergabung secara virtual.

BACA JUGA:  SMP Negeri 2 Singaraja Perkuat Prestasi, Karakter, dan Budaya Sekolah Aman

 

Narasumber yang  hadir secara langsung adalah Prof. Dr. Hj. Sedarmayanti, M.Pd, APU (Universitas Dr. Soetomo), sedangkan tiga narasumber lain hadir secara virtual, yaitu Prof. Dr. Abdulcader Masruhon Ayo (Mindanao State University, Philipines),Dr. Jane Ahlstrand (University of New England, Australia), dan Prof Dr. Ronald Holzhacker (Groningen Research Centre for Southeast Asia and ASEAN, University of Groningen, Netherlands).

 

Kemudian, pada sesi parallel Call for Paper 2023, yang menampilkan 80 presenter ilmiah juga  menggunakan format hybrid. 30 presenter  terlibat dalam presentasi langsung, menciptakan atmosfer yang dinamis, sementara 50 presenter akan terhubung secara virtual dari berbagai lokasi di seluruh dunia, seperti Budapest dan Filipina.(05).

 

 

Back to top button