KPU Buleleng Kekurangan 15.925 Anggota KPPS

BULELENG, baliotonomi.com (18/12/2023) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng kekurangan 15.925 orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu 2024.
Hingga Minggu (17/12/2023) tercatat baru 2.812 orang yang melamar sebagai anggota KPPS. Pada Pemilu 2024 di Kabupaten Buleleng terdapat sekitar 2.275 Tempat Pemungutan Suara (TPS) sehingga diperlukan 15.925 anggota KPPS.
Masing-masing TPS ditugaskan tujuh anggota KPPS. Anggota KPPS yang terdaftar 1.971 orang dan rekrutmen ditutup pada Rabu (20/12/2023) mendatang.
Komisioner KPU Buleleng Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih,Partisipasi Masyarakat dan SDM Putu Arya Suarnata mengungkapkan, sebagaian banyak pelamar anggota KPPS masih tercatat namanya sebagai anggota partai.
“Padahal mereka mungkin sudah mengundurkan diri tetapi masih tercatat namanya sehingga tidak bisa masuk sebagai anggota KPPS,” ungkap Putu Arya Suarnata saat media gathering dalam rangka sosialisasi tahapan kampanye Pemilu 2024, Minggu (17/12/2023) siang.
Kendala lain, kata Arya, adanya keluhan calon peserta terkait biaya pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat yang dinilai terlalu mahal seperti pemeriksaan gula darah Rp23.000, dan kolestrol Rp33.000.
“Hanya pemeriksaan tensi darah yang bisa difasilitasi oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.
Syarat lain adalah ijazah. Kalaupun hilang masih diberikan kebijakan dengan surat keterangan hilang dan surat pernyataan bisa membaca dan berhitung(Calistung).
Sementara, Ketua KPU Buleleng Komang Dudhi Udyana mengatakan, media gathering yang melibatkan wartawan, bertujuan untuk mencari masukan maupun saran guna suksesnya pelaksanaan tahapan hingga hari H Pemilu 14 Februari mendatang. Dudhi berjanji akan terus melakukan sosialisasi, sehingga nantinya calon KPPS ini akan terpenuhi sesuai kebutuhan.
Dudhi menjelaskan, hasil evaluasi yang dilakukan tahapan kampanye hingga 17 Desember di Buleleng telah terlaksana dan berjalan lancar. Untuk itu, dia berharap adanya partisipasi semua pihak dalam menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan ini.
“Yang tidak kalah pentingnya dalam mengedukasi masyarakat, suksesnya pelaksanaan pemilu adalah peran media,” tandasnya.
Ketua KPU Buleleng berharap kerja sama, sinergitas yang telah terbangun selama ini dengan media dapat dipertahankan dan ditingkatkan. (06)



















