Internasional

95 Tahun Koran “LAO DONG” Kosisten Perjuangkan Buruh

HANOI, VIETNAM, baliotonomi.com (23/4/2024) – LAO DONG, sebuah koran tertua dan terbesar di Vietnam tahun ini memasuki usia 95 tahun.

Koran yang didirikan Sekretaris Partai Komunis Vietnam sekaligus sebagai Pemimpi Redaksi Lao Dong pertama Nguyen Duc Canh tahun 1929 dengan misi dan mewadahi pergerakan untuk revolusi dan kemerdekaan Vietnam dari Prancis.

Pendiri sekaligus kepala redaksi pertama Koran Lao Dong dan terbitan perdana Koran Lao Dong.

Sejak awal, koran ini memang mewadahi perjuangan rakyat Vietnam yang kemudian berkembang menjadi alat perjuangan kaum buruh atau pekerja.

“Ada 5 unit kegiatan di Lao Dong untuk memperjuangkan harkat dan martabat kaum buruh,” papar Wakil Kepala Redaksi Koran Lao Dong Phan Thu Thuy ketika menerima Delegasi PWI di kantornya di Kota Hanoi, Vietnam, Selasa (23/4/2024).

BACA JUGA:  Lembaga Dunia Akui Kebijakan Gubernur Koter

Ia memaparkan, konsistensi “membela” kaum pekerja tak hanya tercermin dari pemberitaan-pemberitaan dan artikel-artikel yang diberikan porsi besar juga dalam hal ikut memediasi penyelesaian kasus-kadus buruh dengan perusahaan dan pemerintah.

“Sebagaimana umumnya media-media di Vietnam yang menjadi corong pemerintah, kami juga mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah, terutama yang terkait dengan pekerja, baik soal pengupahan maupun lainnya,” kata Phan Thu Thuy sembari menambahkan, sebagian besar pembaca dari Lao Dong adalah kaum pekerja.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Paparkan Pertanian Organik dan Sistem Subak di Forum Global

Dengan segmen pembaca yang jelas ini, ia mengakui eksistensi dan wibawa media ini tetap terjaga di mata masyarakat dan pemerintah. Terbukti, pemberitaan-pemberitaan Lao Dong acapkali menjadi rujukan pemerintah Vietnam dalam mengambil kebijakan.

Lao Dong yang tahum ini memasuki usia 95 tahun memiliki 203 karyawan tetap dan 100 orang di antaranya adalah awak redaksi.

Lao Dong juga diperkuat 23 tenaga IT yang menangani multimedia berbasis elektronik dan digital. Dalam perjalannya Lao Dong pernah mencapai puncak kejayaan dengan mencetak koran 80 ribu eksemplar setiap harinya.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Paparkan Kebijakan Pembangunan Ramah Lingkungan di London Climate Action Week

Namun kini, seiring dengan munculnya media siber dan gempuran media sosial, setiap harinya Lao Dong hanya terbit 20 ribu eksemplar.

Sementara itu, Delegasi PWI yang bertandang ke Vietnam atas undangan VJA (Vietnam Journalists Association) terdiri dari Sihono HT (Direktur Pers Pancasila PWI Pusat), IGMB Dwikora Putra (Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat), Nasrudin Zen (Ketua PWI NTB), Tan Tan Sulthon B (Sekretaris PWI Jawa Barat) dan Bayu Nurullah (Wartawan Pikiran Rakyat Jawa Barat). (01)

Back to top button