Agama & AdatBulelengPolitik

Supriatna Rancang Program Wisata Religi dan Budaya Desa Pegayaman

BULELENG,media9.id – Bakal calon wakil Bupati Buleleng yang diusung PDI Perjuangan, Gede Supriatna menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Selasa (17/8/2024).

Politisi PDI Perjuangan ini merasa tertarik akan ragam tradisi, adat dan budaya desa setempat. Sehingga Supriyatna tergugah untuk merancang pembangunan kawasan wisata religi dan budaya untuk Desa Pegayaman.

Pegayaman dikenal sebagai desa berpenduduk muslim terbesar di Buleleng dan mampu menjaga nilai-nilai toleransi dan akulturasi budaya Bali dalam kehidupan penduduk desa.

Dalam sambutannya, Politisi asal Desa Tejakula ini mengaku sangat menikmati parade budaya di Desa Pegayaman.

BACA JUGA:  Pemkab Buleleng Target 25 Ribu Pengunjung di Lovina Festival 2026

Walaupun baru pertama kali melihat warga Pegayaman mengarak Sokok Base, Ia melihat tradisi budaya harus tetap dijaga kelestariannya.

Selama ini, Supriatna mengaku telah beberapa kali berkunjung ke Desa Pegayaman untuk kunjungan kerja maupun acara sosial.

Ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi serta keunikan budaya lokal sebagai aset berharga yang patut dilestarikan, serta toleransi antar sesama.

“Saya punya rencana untuk memprogramkan kawasan wisata religi, budaya di desa Pegayaman. Saya sangat senang bisa hadir di sini dan merasakan langsung kehangatan masyarakat Pegayaman dalam memperingati Maulid Nabi. Ini adalah kesempatan berharga untuk lebih mengenal tradisi dan budaya yang ada di desa ini,” ujar Supriatna.

BACA JUGA:  Ratusan Guru Ikuti Workshop Buleleng Excellent Teacher 2026

Supriatna memaparkan rencana untuk mengembangkan Desa Pegayaman sebagai destinasi wisata religi dan budaya, karena Desa Pegayaman memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daya tarik wisata dan budaya religi di Buleleng.

“Dengan kekayaan sejarah yang dimiliki, terutama sebagai bagian dari pasukan Raja Buleleng, Ki Barak Panji Sakti, kita perlu menjaga dan mengembangkan potensi ini,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemkab Buleleng Matangkan Persiapan Akhir Lovina Festival 2026

Apalagi, rencana pengembangan Wisata religi ini didukung dengan keberadaan Turyapada Tower yang akan menjadi Icon wisata yang dibangun Gubernur Bali Wayan Koster. Supit, panggilan akrab pria ini menginginkan agar keberadaan Turyapada Tower bisa dielaborasi dengan wisata religi Desa Pegayaman.

“Ini bukan hanya tower televisi, tetapi nanti akan menjadi destinasi wisata tersendiri di Buleleng. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa masyarakat Pegayaman mendapatkan manfaat dari pembangunan ini,” imbuh Supriatna. (06)

Back to top button