Buleleng

Lestariana Pimpin Forum TJSLP Buleleng

BULELENG,MEDIA9.ID – Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, I Made Lestariana  menjadi ketua forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kabupaten Buleleng yang dikukuhkan oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, Selasa (22/7/2025).

Bupati Sutjidra menyampaikan, forum TJSLP merupakan wadah yang sangat strategis dalam mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat. Pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan dapat lebih terarah, tepat sasaran dan bersinergi dengan program pembanguman daerah.

BACA JUGA:  Hidupkan Titik Nol Singaraja, "Suara Senja" Jadi Wadah Ekspresi Kreatif Anak Muda Buleleng

“Selama ini berbagai perusahaan telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial, pendidikan, kesehatan, lingkingan hidup dan bidang lainnya. Kedepannya koordinasi yang terorganisir dan sistematis dapat berdampak yang lebih maksimal dan merata,” jelasnya.

Diharapkan, forum ini tidak hanya menjadi simbol formalitas, melainkan menjadi motor penggerak sinergi pembangunan yang mendekatkan kepentingan dunia usaha dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.

BACA JUGA:  Ratusan Guru Ikuti Workshop Buleleng Excellent Teacher 2026

“Kami mengajak seluruh perusahaan di wilayah Kabupaten Buleleng untuk aktif berkontribusi dan berpartisipasi dalam forum ini. Mari kita wujudkan kemitraan yang sejati untuk masa depan daerah yang lebih baik,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Tim Fasilitasi TJSLP Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni mengatakan tim fasilitasi TJSLP dibentuk dengan keputusan Bupati Buleleng Nomor: 100.3.3.2/315/HK/2025.

Tugasnya menginventarisasi potensi perusahaan yang melaksanakan TJSLP, mendorong pembentukan forum TJSLP, memfasilitasi penyusunan program prioritas daerah yang dapat disinergikan dengan program TJSLP perusahaan, serta menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

BACA JUGA:  Bupati Buleleng Serahkan Bantuan Pertanian Bagi 30 Subak untuk Perkuat Ketahanan Pangan

“Forum ini dibentuk untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program TJSLP, menghindari tumpang tindih program, memastikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat, serta mendukung pencapaian visi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya. (06)

Back to top button