BulelengOlahraga

FORKI Buleleng Gelar SKC Championship

BALIOTONOM.id (21/8/2022)| Karateka dari tiga perguruan Inkai, Lemkari dan KKI yang berjumlah 180 karateka, mengikuti Singaraja Karate Club (SKC) Championship 2022 di Gor Bhuwana Patra singaraja.

SKC Championship melibatkan Karateka pemula, SD dan SMP mempertandingkan kata dan komite. Intinya dari kegiatan sebagai ajang pembinaan altet dan wasit pemula, serta kaderisasi karateka Buleleng.

Tujuan untuk memberi pengalaman bertanding bagi karateka dan pengalaman memimpin pertandingan bagi wasit pemula.

BACA JUGA:  Antisipasi Demam Berdarah, Desa Banjarasem Lakukan Fogging

Ketum Forki Buleleng DR. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.Og Minggu (21/8/2022) saat memberi sambutan mengatakan, selama pandemi seluruh atlet melaksanakan latihan secara mandiri, pasca pandemi Forki memberi kesempatan seluruh karateka yang tergabung di perguruan diuji kemampuannya dalam menguasai ilmu bela diri.

Buktinya dalam kegiatan ini terlibat 180 karateka pemula berasal dari tiga perguruan yang ada di bawah naungan Forki Buleleng.

BACA JUGA:  Pemkab Buleleng Matangkan Persiapan Akhir Lovina Festival 2026

Caput panggilan akrab Ketum Forki Buleleng berjanji akan terus memberi kesempatan bertanding melalui even baik di tingkat kabupaten regional maupun nasional.

Ini bertujuan memberi motivasi bagi karateka untuk berani tampil secara mental, fisik dan taktik bela diri, jelas putra sedana.

“Kami secara berkala menggelar kejuaraan baik intern maupun ekstern, bertujuan memberi kesempatan unjuk kebolehan seluruh karateka, terlebih SKC Championship juga sebagai ajang penjaringan atlet berbakat di klas pemula,” tegasnya.

BACA JUGA:  Gelar Kajian Potensi Investasi, Asisten Gede Sugiartha : Hasilnya Jadi Instrumen Promosi Buleleng

“SKC Championship berlangsung sehari di GOR Bhuwana Patra Singaraja. Ketua Panitia SKC Championship Putu Arga mengatakan, antusias peserta untuk mengikuti kegiatan ini pertanding kaderisasi di masing-masing perguruan di bawah naungan forki cukup berhasil, sehingga dibutuhkan lebih banyak even agar seluruh karateka dapat berpartisipasi sekaligus mengukur ilmu karateka yang dikuasai,” tutupnya.(*/06)

Back to top button