Bali KerthiBuleleng

Dukung Perkembangan Pangan Lokal Banteng Muda Indonesia Gelar Sosialisasi Pengembangan Budidaya Sorgum dan Pangan Lokal

BALIOTONOM.id (27/8/2022)| Banteng Muda Indonesia nampaknya mulai menunjukan keseriusannya dalam hal pembudidayaan serta memanfaatkan tanaman sorgum sebagai bahan pangan selain padi, dengan mengadakan sosialisasi yang bertemakan “Pengembangan Budidaya Sorgum & Pangan Lokal  menuju Buleleng Mandiri Pangan Yang berkelanjutan” di desa Ringdikit Kecamatan Seririt , Buleleng, Bali (27/08/2022).

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam diikuti oleh perwakilan para petani yang ada di wilayah kecamatan seririt dan sekitarnya khususnya desa Ringdikit dengan mendatangkan narasumber dari akademisi, penggiat serta Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng.

Ketua BMI Kab. Buleleng DR. dr. Ketut Putra Sedana, S,p.,OG. mengatakan, kegiatan ini merupakan suatu bentuk keseriusan dan juga tindak lanjut yang ditunjukan dari BMI Buleleng dari FGD yang sebelumnya bersama komunitas Subak, “sosialisasi serta diskusi ini merupakan suatu bentuk keseriusan BMI Buleleng untuk ikut mendukung instruksi Presiden RI untuk mengembangkan pangan lokal yang dalam kesempatan ini kita memilih sorgum karena sorgum sendiri merupakan ikon makanan yang ada di Buleleng namun belum banyak yang membudidayakan serta mengolahnya,” ucap ketua BMI ini.

BACA JUGA:  Pemkab Buleleng Target 25 Ribu Pengunjung di Lovina Festival 2026

Hal serupa diungkapkan oleh DR. Ir. Gede Sedana. M.Sc., MMA. yang merupakan seorang akademisi dimana dirinya mengatakan di Buleleng ini perlu dikembangkan pertanian serta pengolah sorgum mengingat sorgum sendiri merupakan makanan yang dapat menggantikan nasi dan dapat diolah ketika memiliki inovasi sehingga ada produk yang dihasilkan, “di Buleleng sendiri cukup menjanjikan jika memang dikembangkan pertanian sorgum dan diciptakan kreasi kreasi olahannya, namun semua itu perlu adanya keseriusan serta dukungan berbagai pihak salah satunya pemerintah yang lewat Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng ,” ucap Gede Sedana.

BACA JUGA:  Bupati Buleleng Sampaikan Nota KUA-PPAS 2027 dan Tanggapan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Ranperda Pengelolaan BMD serta LPJ APBD 2025

Sementara itu Ir I Gusti Ayu Kurnia, M.Si. Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng mengatakan, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng tiga tahun belakang ini sudah mulai intens melakukan pendampingan kepada para petani serta juga terus berupaya  mengembangkan pertanian sorgum ini namun memang hal itu membutuhkan tenaga, pikiran serta bahan baku yang ekstra namun melihat kondisi beberapa wilayah yang ada di buleleng cocok untuk dikembangkan sorgum ini, ”kami dari dinas pertanian Kabupaten Buleleng selaku dinas yang menangani terus berupaya untuk mengembangkan tanaman ini, dan jika memang diperlukan bibit untuk para petani kami siap mendukungnya termasuk memberikan pendampingan,” pungkasnya. (*/06)

BACA JUGA:  Launching 'SAKTI' dan 'EMAAK PKK', Bupati Sutjidra Optimis Perkuat Akurasi Adminduk
Back to top button