Jembrana

Ribuan Masyarakat bersama Bupati Jembrana Minta Gubernur Koster Melanjutkan Kepemimpinan Membangun Bali

BALIOTONOM.id (15/2/2023)| Ribuan masyarakat Kabupaten Jembrana bersama Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, DPRD Bali Dapil Jembrana, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Camat, Perbekel, Lurah, Bendesa Adat, Tokoh Puri, Tokoh Masyarakat, hingga Yowana se-Kabupaten Jembrana mengapresiasi kerja ekstra keras Gubernur Bali Wayan Koster.

Bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dinilai mampu mengimplementasikan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru yang dituangkan ke dalam 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru.

Apresiasi tersebut disampaikan dengan memberikan ‘applause’ tepuk tangan kepada Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang diiringi dengan Tari Bakti Marga serta seni musik tradisional Jegog pada acara tatap muka di Gedung Olah Raga (GOR) Kresna Jvara, Kabupaten Jembrana pada, Selasa (14/2/2023).

Mengawali acara tatap muka bersama masyarakat Jembrana, Gubernur Bali, Wayan Koster yang didampingi Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyerahkan bantuan bantuan Keuangan Khusus Rp43 Milyar ke Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Disamping itu juga bantuan aset tanah sebanyak 16 Bidang Tanah dipergunakan untuk penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Jembrana. Bantuan sosial kepada korban bencana di Kabupaten Jembrana total Rp 2,1 Milyar yang diantaranya dimanfaatkan untuk Rehab Rumah Warga sebanyak 60 Unit Rumah sebesar Rp 1,84 Milyar, Sarpras Perekonomian dan Fasilitas Umum sebesar Rp 115 Juta.

Untuk menangani bencana kebakaran pasar di Desa Adat Lelateng sebesar Rp. 145,30 juta dan bantuan keuangan khusus Rp. 2,66 Milyar kepada Pemerintah Desa Se-Kabupaten Jembrana untuk tambahan penghasilan Perbekel dan Perangkat Desa.

Bantuan Keuangan Khusus Rp. 19,2 Milyar kepada 64 Desa Adat se-Kabupaten Jembrana; dan bantuan keuangan khusus Rp. 2,3 Milyar kepada 230 Subak dan Subak Abian se-Kabupaten Jembrana.

Gubernur Bali dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur, karena mampu menangani Pandemi COVID-19 dengan strategi paling efektif, sehingga Provinsi Bali meraih kategori terbaik.

Bali kembali dipercaya menjadi daerah yang nyaman, aman, dan kondusif untuk dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara.

“Atas hal itu  Titiyang berani menerapkan kebijakan tanpa karantina mulai 7 Maret 2022, pertama di Indonesia atas persetujuan Pemerintah Pusat yang diiringi dengan meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali”,ucapnya.(*/02)

Back to top button