Berdiri 17 tahun Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha Telah Mendidik 2.484 Pemangku

BALIOTONOM.id (27/2/2023)| Diusia ke 17 Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha mendapat kado terindah yakni mendapat dana hibah dari Gubernur Bali Wayan Koster. Hal itu terungkap saat puncak peringatan Pasraman Senin (27/2/2023).
Pasaraman semula dibentuk untuk merekrut calon pemangku dengan ketrampilan membuat sarana dan prasarana upacara/upakara. Saat ini sudah menamatkan 2.484 pemangku se Bali. Hut ke 17, Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha dirangkai dengan berbagai kegiatan sosial. Pengelola Pasraman Pinandita Bharma Vidya Samgraha Ida Bawati Hermawan Tangkas mengatakan, pasraman dibentuk bukan mencetak pemangku namun intinya meningkatkan ketrampilan pemangku yang kita tahu keberadaan pemangku terbentuk melalui keturunan, kejumput atau kaguron-guron.
Sementara di pasraman mereka para sisya memperdalam pengetahuan kepemangkuan setiap hari Minggu, ungkap Ida Bawati Hermawan Tangkas. “Kita dipasraman bukan mencetak pemangku namun memberikan ketrampilan dan pengetahuan dibidang kepemangkuan, agar para pemangku mengetahui tugas dan tanggungjawab sebagai pemimpin upacara, tandas Ida Bawati Hermawan Tangkas.”
Gubernur Bali Wayan Koster yang baru pertama kali menghadiri hari jadi Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha Kelurahan Penarukan Buleleng, salut terhadap upaya pengelola untuk membantu umat Hindu dalam memperdalam srada agama Hindu,sehingga umat akan semakin tinggi keyakinan terhadap agam yang dianutnya.
Gubernur berjanji akan memberikan dana hibah secara rutin untuk perkembangan pasaraman dimaksud, ungkap Koster. “Ini merupakan langkah maju pengelola pasraman untuk membantu meningkatkan pengetahuan para pemangku, dan saya salut terhadap semangat pengelola. Hingga berusia ke 17 masih tetap eksis memberikan ketrampilan para pemangku tanpa dipungut biaya,” kata orang nomor satu di Bali ini.(*/06)



















