
BULELENG,baliotonomi.com (29/3/2024) – Forki Buleleng melaksanakan seleksi karateka sebagai persiapan menghadapi Porsenijar pada Juni 2024. Kegiatan dipusatkan di Gor Bhuwana Patra Singaraja, Jumat (29/3/2024).
Tercatat 350 karateka mengikuti seleksi dari kalangan pelajar SD, SMP, SMK/SMK. Forki Buleleng memastikan mengirim 43 atlet yang mendulang juara satu saat seleksi untuk bertanding di ajang Porsenijar tingkat Provinsi Bali.
Ketua Umum Forki Buleleng DR dr Putra Sedana, Sp.OG mengatakan, tingginya animo anak-anak mengikuti seleksi atas kerja keras masing-masing dojo melatih karatekanya.
Menurutnya, cabor karate menjadi cabor cukup digemari kalangan anak muda dan ini membuktikan keberhasilan regenerasi di masing-masing dojo.
Disinggung animo masyarakat bergabung di dunia karate, Putra Sedana menyebut semuanya tidak terlepas dari dukungan orang tua.
“Kami sangat bangga selaku Ketum Forki kegiatan seleksi peserta membludak pesertanya mencapai 350 peserta. Dari setiap kegiatan Forki Buleleng selalu dapat menampilkan atlet yang berkualitas. Untuk menghasilkan atlet berkualitas tersebut panitya melakukan seleksi ketat”, tegas dokter Caput–sapaan akrab Putra Sedana.
Sementara, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Buleleng mewakili Kadisdikpora Putu Pasek Sujendra mengatakan, akan ada 43 cabor yang disertakan saat Porsenijar Provinsi Bali Juni mendatang.
43 cabor dengan rincian pesertanya dibagi tiga kategori yakni peserta dibiayai oleh pemerintah, mandiri dan peserta yang dibiayai secara gotong royong.
Semantara Ketua Umum Koni Buleleng Ketut Wiratmaja yang hadir saat pelaksanaan seleksi menyambut baik upaya Foki Buleleng menggelar seleksi sebelum bertanding ketingat propinsi. Untuk menghasilkan atlet terbaik tentunya harus didukung kesunguh-sungguhan atlet itu sendiri untuk mengikuti tahapan demi tahapan.
Apalagi, cabor karate tergolong orahraga kontak body tentu setiap atlet harus mempersiapkan diri secara maksimal.
Wiratmaja berharap atlet Buleleng mampu tampil maksimal pada event tersebut, terlebih Porsenijar cikal bakal untuk menuju Porprop Bali 2025. (06)



















