
BALIOTONOM.id (14/2/2022) – Puluhan atlet bola voli di Buleleng, mengikuti seleksi penjaringan atlet Porprov Bali 2022. Empat tim pun ditetapkan untuk mengikuti desentralisasi.
Kabid Binpres PBVSI Kabupaten Buleleng, Bali Syarif Hidayat Senin (14/2/2022) mengatakan, seleksi atlet voli Buleleng sudah dimulai sejak 31 Januari hingga 7 Februari lalu.
Sebanyak 89 orang atlet putra dan 38 orang atlet putri perwakilan sembilan kecamatan mengikuti seleksi secara ketat. Setelah dilakukan perinkingan dan rapat pengurus, PBVSI telah menetapkan 4 tim yang akan mejalani desentralisasi.
“Dari hasil seleksi kami tetapkan 20 atlet putra untuk voli indoor, 20 atlet putri voli indoor, 10 atlet putra voli pasir dan 6 atlet putri voli pasir,” jelas Syarif Hidayat yang juga dosen FOK Undiksha Singaraja ini.
Menurutnya setelah dilakukan desentralisasi oleh Pengkab PBVSI, akan diseleksi lagi.
Tim yang akan dikirim untuk sentralisasi KONI Buleleng akan diciutkan kembali. Masing-masing 14 orang atlet putra dan putri untuk voli indoor serta 5 orang atlet putra dan putri untuk voli pasir.
“Target kami Porprov tahun ini harus dapat medali. Kami yakin pada nomor putri indoor dan outdoor serta pada nomor putra outdoor ada kekuatan yang sementara bisa kami petakan. Kalau pada nomor putra indoor kami masih harus melihat kesiapan dan kekuatan lawan yang akan dihadapi,” terangnya.
Atlet voli yang akan berjuang untuk Buleleng akan memulai desentralisasinya pada hari Selasa (15/2).
Pengurus akan memulai dengan persembahyangan bersama memohon doa restu. Selanjutnya desentralisasi akan dilakukan 3 kali dalam seminggu, yakni pada hari Senin, Rabu dan Jumat.
Latihan voli indoor akan dilakukan di GOR Bhuwana Patra Buleleng, sedangkan latihan voli outdoor akan dilangsungkan di Pantai Lovina.
Sementara itu Ketua Umum (Ketum Pengkab) PBVSI Buleleng Putu Mangku Mertayasa mengatakan, lewat seleksi atlet persiapan Porprov 2022 menunjukkan manajemen keterbukaan dan transparansi PBVSI Buleleng.
Melalui seleksi ini PBVSI Buleleng menunjukkan bahwa semua atlet diperlakukan dengan hak dan kewajiban yang sama.
“Melalui seleksi ini target kami, atlet yang ditetapkan sebagai tim inti, betul-betul atlet yang mempunyai kemampuan, bukan atlet titipan. Mereka yang terpilih memang benar-benar yang memiliki kemampuan dan dedikasi untuk memperkuat kontingen Buleleng pada Porprov mendatang,” tegas Mangku Mertayasa yang juga anggota DPRD Provinsi Bali ini.(*/06)



















