
BADUNG,MEDIA9.ID – Keberadaan Televisi Radio – TVR Parlemen menjadi sarana penyebaran informasi lebih lengkap aktivitas anggota Dewan karena selama ini yang tersebar melalui media arus utama lebih banyak sisi negatifnya.
Penilaian itu disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Bali Ketut Kariasa Adnyana ketika menjadi narasumber dalam lokakarya Sinergi TVR Parlemen dengan TV dan Radio Lokal di Kuta, Kamis (12/6/2025).
Lokakarya bertema “Upaya Meningkatkan Pemahaman Publik Terhadap Kinerja DPR RI ” itu juga menampilkan Narasumber Kepala Biro Pemberitaan TVR Parlemen Indra Pahlevi,Ketua KPID Bali Agus Astapa dengan moderator Nadya Kanaya.
Lebih lanjut Kariasa menambahkan, selama ini aktifitas anggota Dewan sebenarnya sangat banyak, menyangkut hal – hal mendasar yang menyangkut kepentingan masyarakat, tetapi yang disorot lebih banyak sisi negatifnya.
” Mungkin kurang seksi ya, sehingga tidak menarik media arus utama”, ucap wakil rakyat dari Buleleng tersebut sambil menambahkan, keberadaan TVR Parlemen sangat penting untuk menginformasikan lebih lengkap dan lebih jelas.
Menyinggung kerjasama dan sinergitas dengan Radio dan TV Lokal, Kariasa mengatakan sangat mungkin dan didiskusikan lebih lanjut dan tidak hanya sebatas lokakarya.
Senada dengan Kariasa, Kepala Biro Pemberitaan TVR Parlemen Indra Pahlevi mengatakan, keberadaan TVR Parlemen yang menayangkan aktifitas wakil rakyat secara lengkap mampu meningkatkan kepercaan publik terhadap anggota Dewan.
Ia menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan sejumlah media untuk meningkatkan persepsi publik terhadap wakil rakyat.
” Terbukti dari sejumlah survey yang ada, tingkat kepercayaan publik meningkat”, ujarnya.
Sementara itu Ketua KPID Bali Agus Astapa lebih banyak menampilkan hasil survey dan mendorong TVR Parlemen bersinergi dan bekerjasama dengan Radio dan TV lokal.(02).



















