Bangkitkan UMKM DPC Perjuangan Gelar Lomba Kuliner

BALIOTONOM.id (23/4/2022)| DPC PDI Perjuangan Buleleng menggelar lomba kuliner untuk membangkitkan UMKM di Bali Utara di pusatkan di RTH Bung Karno Kelurahan Sukasada-Buleleng Sabtu (23/4-2022). Lomba meliputi kuliner pendamping beras, lomba mixology arak Bali dan Lomba Barista kopi Bali.
Ketua Panitia Lomba Gede Supriyatna yang juga Sekretaris DPI-P Buleleng mengemukakan, digelarnya kegiatan ini disamping memberikan kesempatan bagi UMKM yang ada di Buleleng dalam rangka HUT PDI-P ke 49 juga memperkenalkan produk-produk unggulan yang ada di Bali Utara.
Dikatakan, Buleleng memiliki beragam macam kuliner yang perlu dipublikasikan melalui kegiatan-kegiatan lomba. Terlebih masa pandemik Covid-19 yang sempat meluluhlantakkan segala sektor, melalui kebangkitan lomba seperti ini nantinya dapat membawa angin segar bagi penggiat kuliner, ujar Supriyatna yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Buleleng.
“Kami memberi kesempatan bagi penggiat kuliner di Buleleng, karena akibat pandemik seluruh sektor terpengaruh, melalui kegiatan ini tentunya dapat membangkitkan semangat untuk berkreasi sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya.
Ruang Terbuka Hijau – RTH Bung Karno dijadikan pusat kegiatan lomba untuk memperkenalkan tempat itu sebagai penghargaan bagi pendiri Republik Indonesia Bung Karno, dan saat ini sudah dibuka untuk umum sebagai ruang terbuka yang dapat dikunjungi setiap saat.
Ketua DPC PDI-P Buleleng Putu Agus Suradnyana mengajak seluruh masyarakat Buleleng untuk segera bangkit dari keterpurukan akibat pandemic Covid-19. Pemerintah Daerah telah melalukan berbagai upaya mengajak masyarakat kembali beraktifitas seperti sedia kala dengan tetap mengedepankan protocol kesehatan.
Menurut Agus Suradnyana, salah satunya cara membangkitkan semangat masyarakat yakni memberikan ruang bagi seluruh masyarakat agar tetap berkreasi untuk perbaikan perekonomian melalui usaha mikro kecil dan menengah.
“Kita memiliki potensi perlu digali terutama hasil perkebunan yang beragam, seperti kopi, coklat, vanili cengkeh dll kualitasnya sangat bagus, untuk mendapatkan hasil yang bagus tentunya harus dikelola dengan baik dan benar, tegas Agus Suradnyana,” katanya.
Ada tiga lomba yang digelar seperti Lomba kuliner pendamping beras diukuti 12 peserta, mixology arak Bali menyertakan 9 peserta dan 9 peserta mengikuti lomba Barista kopi Bali. Bagi juara masing-masing kategori berhak mengikuti lomba yang sama ditingkat Propinsi. (*/06)



















