BulelengEkonomi

Tetap Eksis, LPD Desa Adat Ambengan Utamakan Layanan Prima

BULELENG,baliotonomi.com (18/11/2023) – Menghadapi berbagai tantangan dan rintangan, mulai pandemi hingga era digitalisasi, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Ambengan di Kabupaten Buleleng masih tetap eksis,  bahkan terus berkembang.

 

Kelian Saba Desa Adat Ambengan, Putu Juwita mengatakan, eksisnya LPD Ambengan dapat terwujud berkat kepercayaan krama.

 

“Keberadaan LPD Desa Adat Ambengan sangat baik, mengingat dukungan krama luar biasa. Ini terbukti dari zaman covid sampai sekarang, luar biasa itu deposito masuk di LPD. Berarti antusias krama dan kepercayaan masyarakat terhadap LPD itu luar biasa. Kita dibesarkan oleh krama, karena apapun kita di LPD itu berdasarkan keputusan krama,” ucap Kelian Saba Desa Adat Ambengan, Putu Juwita usai rapat evaluasi kinerja triwulan III tahun 2023 dan penyampaian RK dan RAPB tahun 2024 LPD Desa Adat Ambengan, Jumat (17/11/2023).

BACA JUGA:  Lovina Festival 2026 Dibuka, Bupati Buleleng Tegaskan Kolaborasi dan Inklusivitas Sebagai Kunci Penguatan Pariwisata Bali Utara

 

Sementara, Pemucuk LPD Desa Adat Ambengan Made Nyiri Yasa mengungkapkan, meskipun pandemi Covid-19 telah berlalu, namun dampaknya bagi perekonomian masyarakat cukup besar dan berimbas hingga sekarang.

 

“Tunggakan bunga kredit yang meningkat. Tapi kita juga melalui manajemen berupaya melakukan pendekatan, agar para debitur yang memiliki tunggakan ini sadar bahwa untuk menghidupkan LPD berjalan berkelanjutan itu harus bayar tunggakan. Kita juga memberikan pendekatan dengan keringanan denda dan kredit baru sehingga tidak macet lagi,” ucapnya.

BACA JUGA:  SMP Negeri 2 Singaraja Perkuat Prestasi, Karakter, dan Budaya Sekolah Aman

 

Nyiri Yasa juga bersyukur dengan mulai bangkitnya sektor pariwisata, sehingga mampu mendongkrak kembali perekonomian masyarakat di desa setempat. Namun karena bidang usaha yang digeluti krama tidak sepenuhnya di bidang pariwisata, maka pihaknya terus berupaya melakukan pendekatan-pendekatan yang sah dan legal sehingga status kreditnya menjadi lancar. (06)

Back to top button