BulelengKesehatan

8 Warga di Banyuasri Kena DBD, BMI Buleleng Lakukan Fogging

BULELENG,baliotonomi.com (20/4/2024) – Nyamuk Aedes aegypti menyerang 8 warga RT 16 Perumahan Jalak Putih di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng. Bahkan, satu keluarga terdiri dari empat orang dilaporkan terkena Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ketua RT 16 Ketut Derstika di sela-sela melaksanakan fogging mengatakan, warga yang terkena DBD telah mendapat penanganan kesehatan.

Ia mengimbau warga lebih proaktif mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan ketika gejala demam berdarah muncul.

BACA JUGA:  Pemkab Tabanan Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting 

Mencuatnya kasus DBD di Banyuasri mendapat perhatian khusus tokoh masyarakat yang juga Ketua BMI Buleleng Doktor dokter Ketut Putra Sedana, Sp.Og.

Pihaknya langsung melakukan tindakan preventif pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan pendekatan 3M plus.

“Tim relawan diterjunkan melakukan fogging di wilayah perumahan tersebut,” tandas dr Caput–panggilan akrab dr Putra Sedana.

BACA JUGA:  Bupati Buleleng Serahkan Bantuan Pertanian Bagi 30 Subak untuk Perkuat Ketahanan Pangan

“Fogging menjadi merupakan opsi terakhir dalam melakukan pencegahan/ mengingat berbagai efek samping yang mungkin timbul akibat zat kimia yang dapat terpapar dibarang-barang rumah, imbuhnya.

Ia menegaskan, inti dari kasus DBD adalah pencegahan dengan membersihkan dan merawat kebersihan lingkungan . Jika sudah ada penderita/ gerak cepatnya adalah fogging untuk membunuh nyamuk-nyamuk dewasa. (06)

BACA JUGA:  Terima Audiensi Mahasiswa Cipayung Plus, DPRD Buleleng Tekankan Solusi Bersama untuk Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur
Back to top button