Tabanan

BPBD Tabanan-Tim Gabungan Gerak Cepat Normalkan Jalur Pupuan-Seririt Terdampak Longsor

TABANAN, MEDIA9.ID – Hujan deras di wilayah Kecamatan Pupuan menyebabkan terjadinya longsor dan pohon tumbang di sejumlah titik pada Kamis (15/12026) .

Longsor menutup badan jalan provinsi di wilayah Antosari – Pupuan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Bersama tim gabungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan bisa mengatasi longsor dalam beberapa jam.

Camat Pupuan, I Gusti Kade Dwipayana yang dikonfirmasi mengatakan, terdapat tiga titik terdampak, yakni dua titik di Desa Sanda dan satu titik di Desa Batungsel.

BACA JUGA:  Hari Bhayangkara Ke-80, Bupati Sanjaya Apresiasi Polres Tabanan

Material longsor berupa tanah dan pohon tumbang menutup badan jalan, tepatnya di wilayah Desa Sanda dan Batungsel.

“Akibat hujan deras, terjadi longsor dan pohon tumbang di beberapa titik yang menutupi badan jalan provinsi, sehingga jalur Antosari – Pupuan sempat tidak bisa dilalui,” ujar Dwipayana.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Tabanan yang dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD, bersama Satker PU Provinsi, TNI–Polri, Camat Pupuan beserta staf, Perbekel Desa Batungsel, Perbekel Desa Sanda, serta masyarakat setempat, segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

BACA JUGA:  KI Bali dan Diskominfo Tabanan Gelar Bimtek Monev KIP 2026

Dwipayana menambahkan, penanganan di Desa Batungsel telah selesai lebih awal. Sementara di Desa Sanda, pembersihan dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya di dekat setra menggunakan semprotan air dan di wilayah Padanglikid dengan bantuan alat berat loader.

“Saya menerima laporan pertama sekitar Pukul 17.59 WITA. Saat ini seluruh proses pembersihan di Batungsel dan Sanda sudah selesai,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kerambitan Creative Space 2026 Sukses Jadi Ruang Promosi Budaya dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

Dengan rampungnya penanganan tersebut, jalur Antosari – Pupuan yang menghubungkan Antosari, Tabanan dengan Seririt, Buleleng pada Pukul 23.00 WITA sudah dapat dilalui kendaraan. “Kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi di wilayah Pupuan,” ujarnya. (*/04).

Back to top button