Agama & AdatBulelengPemerintahan

Gubernur Koster Serahkan Bantuan Seragam untuk 445 Pecalang di Buleleng

BULELENG,MEDIA9.ID (baliotonom) – Pecalang adalah pengaman tradisional milik desa adat yang saat ini memiliki tugas cukup kompleks terutama berkaitan dengan kegiatan desa adat.

Sejalan dengan tugas-tugas yang diemban itu, tentunya pecalang sekiranya mendapat perhatian lebih baik dari pemerintah maupun dari pemangku kebiujakan lain.

Selama ini pecalang memiliki tugas mengamankan wewidangan desa adatnya masing-masing, agar perjalanan upacara/upakara berjalan lancar tentunya harus mendpat dukungan dari berbagai pihak.

Terkait dengan tugas dan fungsi pecalang semakin berat, Gubernur Bali Wayan Korter Sabtu (7/2/2026) memberikan bantuan bagi pecalang desa adat Buleleng. Bantuan sejumlah 265 juta rupiah berupa pakaian seragam pecalang.

BACA JUGA:  Lovina Festival 2026 Dibuka, Bupati Buleleng Tegaskan Kolaborasi dan Inklusivitas Sebagai Kunci Penguatan Pariwisata Bali Utara

Bantuan dimaksud diperuntukkan bagi 445 pecalang, diserahkan langsung Gubernur Wayan Koretr disaksikan Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahendra, Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriyatna.

Gubernur mengatakan, wajib kiranya pemerintah memperhatikan keberadaan pecalang, mengingat tugas dan tanggung jawab pecalang cukup tinggi untuk menjaga keajegan desa adat masing-masing.

Apalagi dorongan arus globalisasi yang tidak bisa dibendung,Desa Adat sebagai benteng untuk mengajegkan adat dan budaya Bali. Gubernur menambahkan, Desa Adat Buleleng memiliki wewidangan cukup luas tentunya harus dijaga dan diberi perhatian khusus, ungkap Gubernur Wayan Koster.

BACA JUGA:  Terima Audiensi Mahasiswa Cipayung Plus, DPRD Buleleng Tekankan Solusi Bersama untuk Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

“Kami akan terus mendorong untuk tetap memperhatikan desa adat di Bali, terlebih desa adat merupakan garda terdepan untuk kelestarian budaya, adat dan istiadat seerta tradisi masyarakat Bali”, ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya akan terus mendorong desa adat untuk mejalan tugas sesuai tugas dan fungsi sehingga Bali tetap ajeg, tegas orang nomor satu di Bali ini.”

Sebelum bantuan diserahlan Klian Desa Adat Buleleng Jro Nyoman Sutrsina melaporkan, Desa Buleleng berada ditengah-tengah kota Singaraja , mewilayahi 12 Banjar Adat dengan jumlah pecalang mencapai 445.

BACA JUGA:  Wagub Bali Bacakan Pendapat Akhir Gubernur, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui Bersama

Keberadaan Pecalang sangat membantu tugas-tugas krame desa disaat menyelenggarakan upacara-upakara. Selama ini Pecalang Desa Buleleng dalam menjalan tugas selelu berkoordinasi dengan keamanan yang ada seperti Babinsa atau Babinkamtibmas dimasing-masing weweidangannya.

Jro Nyoman Sutrisna menambahkan, dengan diterimanya bantuan pakaian seragam dari Gubernur Bali tetunya akan menambah performen pecalang saat menjalankan tugas, pungkasKlian DesaAsat Buleleng Jro Nyoman Sutrisna yang mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Buleleng. (06)

Back to top button