DenpasarEkonomiPariwisata

Kunjungan Wisman Tembus 7 Juta Lebih

DENPASAR, MEDIA9.ID – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali hingga akhir 2025 mebembus angka lebih dari 7 (tujuh) juta orang.

Angka ini melampaui target 7 juta yang dicanangkan pemerintah sekaligus menepis tudingan Bali sepi wisatawan.

“Jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara tahun 2025 disandingkan 2024 lebih banyak tahun ini,” papar Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Kamis (1/1/2026).

Pertama, kata dia, jumlah wisman tahun 2025 mencapai 7,050 juta orang, lebih tinggi 750.000 orang dibanding 2024 sebanyak 6,3 juta orang.

BACA JUGA:  Rakor Pembangunan Wilayah Bali Sinkronkan Langkah Pusat dan Daerah, Infrastruktur dan Lingkungan Jadi Prioritas Pariwisata Berkelanjutan

“Pencapaian ini tertinggi dari tahun -tahun sebelumnya, bahkan sebelum Covid19,” paparnya.

“Pariwisata Bali sudah pulih dan bangkit melampaui pencapaian sebelum Covid19,” lanjut Koster.

Kedua, jumlah wisnus tahun 2025 mencapai 9,28 juta orang, lebih rendah sebanyak 730 ribuan dari tahun 2024 yang mencapai 10,12 juta orang.

Ketiga, total wisman dan wisnus tahun 2025 mencapai 16,3 juta orang lebih rendah sekitar 100.000- an dari tahun 2024 yang mencapai 10,4 juta orang. “Secara total menurun sedikit,” papar Koster.

BACA JUGA:  Wabup Gede Supriatna Ajak Koperasi Bertransformasi Menjadi Pilar Ekonomi Modern dan Penggerak Kesejahteraan Rakyat

Keempat, sebagai destinasi wisata dunia, Bali masih destinasi menarik bagi masyarakat dunia.

“Data ini sekaligus menjawab tidak benar Bali sepi,” tandas Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng itu.

Sementara, jumlah wisman melalui cruise di Pelabuhan Benoa tahun 2025 mencapai di atas 71.000 orang, lebih tinggi dari 2024 yang jumlahnya 53.000 orang

BACA JUGA:  Calon Anggota dan Perpanjang KTA PWI Wajib Kantongi Sertifikat OKK

“Tahun 2026 perlu evaluasi terkait penurunan wisnus, apakah ada kaitan dengan penurunan jumlah penerbangan ke Bali, mahalnya tiket, isu banjir, atau perubahan pola wisnus dari jalan udara ke jalan darat,” tandas Koster. (01)

Back to top button