BulelengPendidikan

Gubernur Koster Mengajak Generasi Milenial Buleleng Kembangkan Diri dan Pertajam Pengetahuan Digital

BALIOTONOM.id (21/5/2023)| Setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Kabupaten Gianyar, Penyelenggaraan Creative Fun Walk (CFW) road to Bali Digital Festival (Digi Fest) II Tahun 2023 kali ini digelar di Kabupaten Buleleng.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan perayaan Rahina Tumpek Landep ini  puncaknya akan dihelat di Denpasar pada tangga 2-4 Juni 2023 itu, dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster.

Mengambil lokus di Taman Kota Singaraja, Minggu (21/5/2023), CWF dimulai dengan kegiatan Jalan Santai sepanjang 2 Km, dilanjutkan dengan door prize, parade atraksi Cosplay , kegiatan donor darah, pasar murah dan live musik.

BACA JUGA:  Ratusan Guru Ikuti Workshop Buleleng Excellent Teacher 2026

Gubernur Koster mengatakan sangat mengapresiasi penyelenggaraan CWF Road To Digi Fest ke 2 tahun, disambut oleh ribuan masyarakat Buleleng dari unsur pendidikan, instansi dan masyarakat yang begitu antusias.

Koster menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk inisiasi dari Pemrov Bali  serangkaian hari Raya Tumpek Landep yang mempunyai misi dalam menajamkan pikiran dan memajukan ilmu pengetahuan tentang digitalisasi.

“Itulah sebabnya salah satu dari prioritasnya adalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis teknologi digital yang mengikuti perkembangan jaman yang saat ini begitu cepat berlangsung,” tegas Gubernur asal Desa Sembiran itu.

BACA JUGA:  Bupati Buleleng Sampaikan Nota KUA-PPAS 2027 dan Tanggapan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Ranperda Pengelolaan BMD serta LPJ APBD 2025

Pihaknya menambahkan bahwa digitalisasi ini nantinya akan mempengaruhi kehidupan dari berbagai aspek di masyarakat. Dimana digitalisasi begitu tumbuh pesat dan diharapkan masyarakat mampu mengimbanginya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengatakan menyikapi program dari Pemerintah Provinsi Bali terkait digitalisasi, Pemerintah Kabupaten Buleleng sudah mulai menerapkan transaksi berbasis digital. Kegiatan itu diantaranya elektronik keuangan berbasis digital sehingga Buleleng mendapat predikat pertama tingkat Jawa-Bali.

Selain itu, pihaknya menjabarkan bahwasannya Buleleng sudah melakukan Dokumen Kependudukan Digital, Pajak Digital dan E-Sport dalam mewadahi generasi muda. “Ini komitmen kami bahwa digital itu merupakan keniscayaan dan diharapkan Buleleng menjadi Kabupaten Buleleng Digital pertama di Provinsi Bali,” tegasnya.

BACA JUGA:  Hidupkan Titik Nol Singaraja, "Suara Senja" Jadi Wadah Ekspresi Kreatif Anak Muda Buleleng

Lihadnyana berharap semoga program ini terus berlanjut sehingga Buleleng akan semakin maju. Untuk ke depannya sebagai mengantisipasi pembangunan Tower Turyapada, Buleleng sebagai kota pendidikan akan membangun Taman Pendidikan Digital tahun ini.

“Taman ini nantinya untuk kalangan pelajar agar semuanya berbasis digital. Kami ingin Buleleng ini maju karena digital,” tutupnya. (*/06)

Back to top button