DenpasarKesehatan

Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Berkontribusi Turunkan Angka Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

DENPASAR,baliotonomi.com (8/6/2024) – Pj Gubernur Bali yang juga Ketua Pembina TP PKK Provinsi Bali, S.M. Mahendra Jaya menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Bali atas kerja keras dan dedikasi untuk membantu melancarkan program-program Pemprov Bali.

Hal itu dikatakannya saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52 tingkat Provinsi Bali tahun 2024 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Jumat (7/6/2024).

Menurut Mahendra Jaya, salah satu program strategis Pemprov Bali saat ini yang juga sejalan dengan Program Nasional yaitu Penurunan Angka Kemiskinan Ekstrim serta Penurunan Angka Stunting.

Ia berpendapat TP PKK Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Ny. drg. Ida Mahendra Jaya sangat proaktif hingga turun ke desa-desa demi menyukseskan program tersebut.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Siap Sukseskan Bali Jadi Percontohan Program Digitalisasi Bansos

“Hingga saat ini tingkat kemiskinan ekstrem dan stunting di Provinsi Bali menjadi terkecil dan jauh di bawah rata-rata nasional, ini karena kerja keras kita semua, termasuk TP PKK,” ujarnya.

Ia juga berharap ke depan TP PKK beserta segenap jajaran dan seluruh kader PKK tetap bekerja dengan penuh semangat, semakin inovatif, dan bersinergi (Ngrombo), agar PKK mampu tumbuh sebagai sebuah gerakan yang semakin berperan dalam mendukung program-program prioritas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Mengenai tema Peringatan HKG PKK yaitu “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia maju”, menurutnya juga sangat strategis dan sesuai untuk menyikapi kondisi hidup masyarakat saat ini.

BACA JUGA:  Gubernur Koster: PSEL Bali Jadi Solusi Tuntas Persoalan Sampah, Perkuat Citra Pariwisata

Pj. Mahendra Jaya menyinggung banyak ahli ekonomi berpendapat Indonesia memiliki kesempatan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, menjadi negara maju, sejahtera, dan berdaya saing global dengan adanya bonus demografi usia produktif tahun 2030-1n.

“Untuk itu kita dapat mewujudkan visi Indonesia Emas tersebut, pondasi utamanya dimulai dari keluarga, dengan TP PKK sebagai motor penggerak kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” tutupnya.

Sebelumnya, Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya berkesempatan membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Ny. Tri Tito Karnavian pada Puncak HKG ke-52 yang dilaksanakan di kota Surakarta, Jawa Tengah pada 16 Mei yang lalu.

BACA JUGA:  19 Kader Posyandu Karangasem Raih Nilai Sempurna

Ketua Umum TP PKK menyampaikan harapannya kepada seluruh kader untuk tetap semangat melayani masyarakat dan program PKK yang telah direncanakan terus dilanjutkan. Apalagi menurutnya TP PKK memiliki kekuatan hukum yang kuat melalui Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.

“Kemudian diatur dengan Permendagri Nomor 36 Tahun 2020 sehingga kegiatan-kegiatan kami ini telah diakomodasi oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, yang menyangkut dengan juga penganggaran dan program-program pemerintah,”imbuh Ny. drg. Mahendra Jaya. (*/04).

Back to top button