Pelatihan Usaha Olahan Ikan Nila untuk Perkuat Ekonomi di Buleleng Bali

BALIOTONOM.id (25/1/2022) – Meningkatkan kompetensi Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Kabupaten Buleleng, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Buleleng, Bali bersinergi dengan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi Jawa Timur, menggelar Pelatihan Pengembangan Usaha Olahan Ikan Nila, Selasa (25/1/2022).
Kepala DKPP Buleleng, I Gede Putra Aryana mengatakan, kegiatan pelatihan berlangsung di Kantor DKPP Buleleng merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan kompetensi Poklahsar di Buleleng.
Menurut Putra Aryana, olahan ikan nila yang sering dijumpai sebagian besar diolah sederhana, misalnya digoreng atau dijadikan “Nyat-nyat”.
“Pelatihan ini sangat penting bagi kami dalam rangka mengembangkan kompetensi Poklahsar. Sebanyak 100 anggota diberikan pelatihan hari ini, dan semuanya mampu menyelesaikan empat menu olahan ikan nila,” ujarnya.
Kadis Putra Aryana juga menyampaikan, pelatihan oleh BPPP Banyuwangi dilakukan secara daring itu menggandeng chef profesional dari hotel bintang 5 di Banyuwangi. Pihaknya meyakini menu olahan nila yang disajikan nanti benar-benar memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasaran.
“Pelatihan ini bukan saja untuk mengembangkan kompetensi Poklahsar, namun juga dapat memberikan efek yang bagus ke depannya. Peserta pelatihan bisa mengetuk tularkan hasil dari latihan ini kepada anggota kelompok lainnya dan juga bisa dipasarkan secara online,” terang Kadis Aryana.
Ditambahkan, pihaknya secara berkelanjutan akan melakukan monitoring dan evaluasi atas hasil dari pelatihan pengembangan usaha olahan ikan nila ini. Sehingga apa yang menjadi tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan DKPP Buleleng dapat tercapai dengan baik dan berkembang seiring waktu. Karena di setiap Kecamatan di Buleleng ada berkembang budi ikan air tawar khususnya ikan nila.(*/06)



















