
BULELENG,media9.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja menggelar pelatihan kader kesehatan yang diikuti 33 perwakilan warga binaan.
Pelatihan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng itu berlangsung selama dua hari, mulai Senin (21/10/2024). Kegiatan dibuka Kepala Lapas Singaraja, I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra.
I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra mengatakan, pelatihan ini bertujuan agar para kader kesehatan dapat membantu rekan-rekan mereka serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih, serta mencegah penyebaran penyakit menular di dalam Lingkungan Lapas.
Ia menekankan, pelatihan ini berorientasi pada upaya pengendalian penyakit menular seperti HIV-AIDS dan TBC.
“Pelatihan ini merupakan salah satu tindakan yang dapat membimbing sekaligus mengontrol para WBP, sehingga sedikit demi sedikit para WBP dapat mengubah pola perilaku yang dulunya tidak sehat menjadi lebih sehat,” ujarnya.
Diharapkan mereka dapat membantu petugas medis untuk menjangkau warga binaan yang memerlukan penanganan medis dan terlibat langsung dalam kegiatan layanan kesehatan.
“Harapan saya, para kader mampu bekerja sama dengan para tenaga medis dalam memberikan layanan kesehatan, terutama dalam memberikan pertolongan pertama jika ada warga binaan yang mengalami masalah kesehatan di blok hunian,” harapnya.
Pembukaan kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian materi sosialisasi oleh para narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dan petugas medis Lapas Singaraja. Dalam hal ini memberikan pemahaman kepada para kader kesehatan mengenai pentingnya peran kader dalam menyampaikan informasi kesehatan dan pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan Lapas Singaraja.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Lapas Kelas IIB Singaraja tersebut. Pramella berharap, kegiatan itu terus ditingkatkan dan berkelanjutan guna mendapatkan hasil yang maksimal. (06)



















