STAHN Mpu Kuturan Singaraja Tunggu SK Naik Status Jadi Institut

BULELENG,media9.id – Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja sudah berbenah sejak dua tahun dan kini menunggu surat keputusan (SK) dari Sekretaris Negara untuk kenaikan status menjadi Institut.
Sambil menunggu turunnya SK kenaikan status, pihak rektorat di bawah komando Prof. Dr. I Gede Suwindia, M.Ag telah melakukan pembenahan, baik fisik maupun non fisik di kampus yang berlokasi di Jalan Pulau Menjangan termasuk menjamah kampus yang ada di Jalan Kresna Singaraja.
Hal itu disampaikan Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja dihadapan awak media saat gathering kehumasan, Rabu (20/11-2024). Acara yang dikemas secara apik berkala setiap empat bulan tersebut menerima masukan dari para kuli tinta demi kemajuan Perguruan Tinggi Negeri satu-satunya di Buleleng.
Prof Dr I Gede Suwindia, M.Ag mengatakan, lembaga yang dipimpinnya saat ini mengelola 16 program study terdiri dari S1 12 prodi, S2 3 prodi dan Program Doktor ada 1 prodi. Sedangkan mahasiswapun setiap tahunnya semakin meningkat sejalan dengan kepercayaan masyarakat untuk menuntut ilmu di PT berbasis Agama tersebut.
Ditambahkan, SDM pendukungpun sudah mencukupi menuju Perguruan Tinggi berklas setara dengan PT-PT yang ada di Bali. Suwindya yakin dengan turunnya SK dari Sekneg akan membawa angin segar bagi STAH Negeri Mpu Kuturan sejajar dengan PT lainnya.
“Kami beserta jajaran sudah mempersiapkan segala sesuatu jauh-jauh hari sebagai prasyarat sekolah tinggi bertranformasi menjadi institut, memang segala sesuatunya butuh proses. Namun semua itu sudah kami lalui, kini tinggal menunggu surat keputusannya saja”, ujarnya.
Prodi PGSD masih menjadi Prodi favorit, menyusul prodi Managemen dan prodi Ilmu Komunikasi. Mahasiswa saat ini tercatat 3 ribu lebih ada di 16 prodi yang dikelola. (06)



















