100 Hari Kerja: Karangasem “AGUNG” Mulai Terwujud di Bawah Kepemimpinan Gus Par – Guru Pandu

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Genap 100 hari sudah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par) dan Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa (Guru Pandu) berjalan. Sejak dilantik 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pasangan pemimpin ini langsung bergerak.
Dalam waktu singkat, Gus Par – Guru Pandu menunjukkan gebrakan nyata di berbagai sektor strategis. Percepatan perbaikan infrastruktur dan respons bencana terus dilakukan melalui aktivasi tim gerak cepat untuk menangani jalan rusak dan kebutuhan darurat, memastikan mobilitas warga tetap lancar dan penanganan bencana lebih sigap.
Di sektor lingkungan, pengolahan sampah berbasis teknologi terbarukan mulai diimplementasikan melalui program Deklarasi Pilah Sampah, didukung lurah, camat, dan kepala lingkungan. Penyediaan mesin insinerator di TPA Butus menjadi bukti komitmen terhadap lingkungan bersih dan sehat.
Penguatan ekonomi lokal dan kreativitas warga digalakkan lewat event Karangasem Akhir Pekan dan Car Free Day, yang rutin digelar setiap Sabtu dan Minggu. Ajang ini memberikan ruang gratis dan produktif bagi pelaku UMKM, seniman, dan komunitas kreatif.
Komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat juga tercermin dari realokasi anggaran hibah dan bansos melalui APBD Perubahan 2025. Penyusunan Rencana Induk Penuntasan Air Bersih PDAM tengah berlangsung, dengan distribusi air bersih dari Telaga Waja sudah mulai dirasakan warga Kubu, disertai penurunan tarif air PDAM.
Di bidang digital dan kesehatan, pemerintah mendorong reformasi peran tower provider untuk pemerataan akses internet. Sementara itu, manajemen RSUD terus dibenahi agar pelayanan lebih bersih, cepat dan ramah.
Perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) juga menjadi perhatian dengan difasilitasinya MOU dana talangan bersama lembaga mikro keuangan dan Jamkrida. Transparansi pemerintahan ditingkatkan melalui portal pengaduan berbasis web dan layanan informasi publik yang terbuka melalui kanal digital, podcast, videotron dan media sosial.
Sektor pertanian dan pariwisata terus diperkuat. Luas tanam padi mencapai 5.456,82 hektar, jagung 515,27 hektar, dan padi gogo 4,54 hektar. Di sektor pariwisata, pemasangan 103 lampu penerangan jalan direncanakan di kawasan destinasi, dan Forum Afternoon Tea rutin digelar bersama para pemangku kepentingan.
Kedisiplinan birokrasi juga ditingkatkan lewat normalisasi jam kerja ASN. Bupati dan Wakil Bupati aktif blusukan ke lapangan untuk menyerap aspirasi warga, serta memperkuat sinergi pusat provinsi daerah dalam pengajuan percepatan pembangunan.
Seluruh langkah ini menjadi bukti bahwa Karangasem tidak hanya berencana, tetapi juga bertindak cepat menuju pembangunan yang terpadu dan berkelanjutan.(adv,05)



















