Bali KerthiSeni & Budaya

Hadiri Fashion Show Semarapura Festival ke-5, Ny. Putri Koster Minta Pedagang Jual Kain Tenun Produksi Penenun Klungkung

BALIOTONOM.id (30/4/2023)| Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menghadiri acara Fashion Show dalam rangkaian Semarapura Festival ke-5, bertempat di Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, pada Sabtu (29/4/2023).

Ia mengatakan, salah satu kewajiban dari Dekranasda Provinsi Bali adalah mengontrol kerajinan sandang yaitu kain tenun yang ada di Bali. Klungkung merupakan salah satu daerah yang memiliki sentra tenun di Bali, selain Karangasem dan Jembrana.

Untuk itu dalam melestarikan tenun Bali, Ny. Putri Koster meminta para pedagang yang menjual kain di Klungkung, agar menjual kain tenun dari para penenun yang ada di Klungkung, bukan menjual kain dari Troso atau kain bordir yang meniru motif-motif songket.

BACA JUGA:  Lovina Festival 2026 Dibuka, Bupati Buleleng Tegaskan Kolaborasi dan Inklusivitas Sebagai Kunci Penguatan Pariwisata Bali Utara

“Klungkung dari jaman Kerajaan, masyarakat desanya sangat tekun menenun, seperti tenun rangrang, endek dan cepuk. Ini merupakan warisan yang adiluhung dan harus kita lestarikan bersama, dengan cara para penenun harus terus berproduksi maka dari itu pedagang kain harus menjual kain tenun dari para penenun, sehingga ini bisa terus lestari,” ungkap Ny. Putri Koster yang sangat getol mengkampanyekan pelestarian kain tenun Bali.

BACA JUGA:  Kerambitan Creative Space 2026 Sukses Jadi Ruang Promosi Budaya dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

Lebih lanjut, Ny. Putri Koster yang akrab disapa Bunda Putri, berpesan kepada Bapak Bupati Klungkung dimana ketika pasar Klungkung sudah selesai nanti, agar para pedagang benar-benar di edukasi agar menjual tenun hasil karya penenun Klungkung sehingga para penenun yang ada di Klungkung ini makin semangat untuk menenun.

Menurut, Bunda Putri Koster permasalahan yang ada saat ini adalah lesunya keinginan masyarakat untuk menenun karena hasil produksi mereka tidak laku terjual, dimana kebanyakan para pedagang memiliki menjual kain yang datangnya dari luar. Untuk mengatasi permasalahan ini, Bunda Putri mengajak masyarakat untuk menenun, menjual dan memakainya sehingga regenerasi tenun berkembang dengan baik.

BACA JUGA:  Tabanan Raih Juara Mesatua Bali dan Taman Penasar di PKB XLVIII

“Mari kita harus bangga memakai produk lokal karena seleranya Internasional, saya harap Semarapura akan semakin bersinar khususnya dalam bidang pemajuan pelestarian kebudayaan Bali,” pungkas Bunda Putri Koster menutup sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Ketua Dekranasda Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta yang mendampingi Bunda Putri Koster menyaksikan parade fashion show dari dua designer Klungkung yaitu The Majestic of Wastra dan Luh Putu Indayani.(*/04)

Back to top button