
TABANAN,baliotonomi.com (28/10/2023) – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya berkomitmen menurunkan angka balita stunting di Provinsi Bali.
Setelah sebelumnya menyerahkan bantuan kepada balita berpotensi stunting di Jembrana dan Klungkung, Ny. drg. Ida Mahendra kini menyambangi Kabupaten Tabanan.
Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dan instansi terkait lainnya, Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada 50 balita yang berpotensi stunting dalam rangkaian acara “Berkunjung dan Berbagi” bertempat di Balai Banjar Bantas Bale Agung, Desa Bantas, Selemadeg Timur, Jumat (27/10/2023).
Ny. Ida Mahendra menyampaikan, anak-anak yang berpotensi stunting dan sudah stunting penanganannya dilakukan melalui intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung.
Pihaknya hadir didampingi tim kesehatan, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat desa dan pengurus PKK untuk memonitor dan mengawal betul tumbuh kembang anak yang ada di wilayahnya dengan mengoptimalkan posyandu.
”Stunting sangat terkait dengan tumbuh kembang anak, kami hadir di sini untuk melihat langsung kondisi balita dan tim pendampingan keluarga guna mendapatkan data yang akurat dan membantu mengatasi persoalan stunting,” ujarnya.
Ny. Ida Mahendra juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan dari ibu-ibu PKK dan dukungannya dalam upaya kita bersama menurunkan angka stunting. Pihaknya juga berharap agar kader PKK terus memonitor dan mengawal betul tumbuh kembang anak.
Pada kesemopatan itu diserahkan bantuan kepada 50 balita masing-masing 7 orang dari Banjar Bantas, 6 orang dari Desa Megati, 3 orang Desa Gunung Salak, 6 orang Desa Gadung Sari, 3 orang Desa Tangguntiti, 11 orang Desa Mambang, 5 orang Desa Gadungan, 3 orang Desa Dalang, 4 orang dari Desa Tegal Mengkeb dan 2 orang dari Desa Beraban.
Disamping itu,juga diserahkan bantuan berupa telur dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, makanan olahan ikan diberikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, dan bantuan berupa beras (5 Kg), telur 1 krat, susu 6 kotak, sikat gigi beserta pasta giginya disiapkan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Bali.(*/04).



















