DenpasarNasional

Desa Tegal Harum Kawinkan Dua Penghargaan Bergengsi Tingkat Nasional 

DENPASAR,baliotonomi.com (27/12/2023) – Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, sukses mengawinkan dua penghargaan bergengsi, yaitu juara  lomba desa tingkat nasional tahun 2003 dan menempati peringkat pertama sebagai Desa Transparan untuk wilayah Indonesia tengah.

Capaian prestasi itu mendapat apresiasi Penjabat (Pj) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya. Menurutnya, apa yang diraih Desa Tegal Harum diharapkan bisa menjadi role model bagi desa lainnya di Bali.

Harapan tersebut disampaikan Mahendra Jaya saat menerima audiensi Perbekel Desa Tegal Harum I Komang Adi Widiantara di Ruang Adhi Sabha Kantor Gubernur Bali, Rabu (27/12/2023).

Mahendra Jaya mengatakan, meskipun Desa Tegal Harum berada di pusat kota padat penduduk, tapi mampu mengelola desa dengan sangat baik melalui beragam inovasi.

BACA JUGA:  Wagub Bali Bacakan Pendapat Akhir Gubernur, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui Bersama

Menurutnya, capaian ini sekaligus mematahkan stigma sebelumnya, di mana juara lomba desa identik dengan desa wisata.

 

Ia  mengajak desa lainnya menerapkan prinsip ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi).

“Dengan demikian, akan lebih banyak lagi desa di Bali yang seperti Tegal Harum. Ini semacam pola replikasi untuk membuat desa menjadi lebih baik,” ucapnya. Jika diumpamakan sebuah pertandingan olahraga, Mahendra Jaya menyebut seluruh desa di Bali itu adalah satu tim.

“Jadi kalau seluruh anggota tim meningkatkan kualitas dan mampu bermain bagus, maka Bali akan menjadi luar biasa,” cetusnya sembari menyampaikan keinginan berkunjung ke Desa Tegal Harum. Pj. Gubernur yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina dan Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali I Ketut Sukra Negara mengharapkan Desa Tegal Harum terus melakukan inovasi untuk menjadi lebih baik lagi.

BACA JUGA:  FWK Imbau Presiden Hentikan Pernyataan Lemahkan Semangat Masyarakat

 

Pada bagian lain, Mahendra Jaya menyoroti kemiskinan ekstrem dan stunting yang masih membayangi Desa Tegal Harum. Untuk itu, ia minta perbekel dan perangkat desa melakukan pendataan ulang. “Mari kita ngrombo menuntaskan kemiskinan ekstrem yang ditargetkan tak ada lagi di tahun 2024. Demikian juga angka stunting yang harus segera diatasi. Ini membutuhkan kerja bersama,” ujarnya.

 

Sementara itu, Perbekel Desa Tegal Harum I Komang Adi Widiantara menyampaikan bahwa pihaknya terbuka menerima kunjungan dan berbagi informasi dengan desa lain. Hingga saat ini, tercatat 40 desa yang didominasi luar Bali telah melakukan studi banding ke Tegal Harum. “Dari Bali, tercatat baru dua desa yang mengunjungi kami,” sebutnya.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Dukung Karya Tawur Agung Manca Wali Krama Pura Ulun Danu Batur

 

Ditambahkan olehnya, capaian yang diraih tak terlepas dari dukungan dari berbagai pihak, tak terkecuali Gubernur Bali. Atas capaian Desa Tegal Harum pada lomba desa bulan Agustus 2023 lalu, Menteri Dalam Negeri memberikan penghargaan Upakarya Wanua Nugraha kepada Gubernur Bali. Piagam penghargaan itu diserahkan Perbekel Tegal Harum kepada Pj. Gubernur Mahendra Jaya.

 

Dalam kesempatan itu, Adi Widiantara juga menyerahkan Piagam Penghargaan Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Epdeskel) Kategori Cakupan Pengisian Tertinggi dan Persentase Kategori Cepat Berkembang Tertinggi yang diberikan kepada Pemprov Bali.(*/03).

Back to top button