Gus Par – Pandu: Tuntaskan Masalah Air di Kecamatan Kubu dengan 9 Skema

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Karangasem mulai bangkit di bawah kepemimpinan Bupati – Wakil Bupati, I Gusti Putu Parwata dan Pandu Prapanca Lagosa. Terobosan di berbagai sektor dilakukan demi Karangasem Agung Gemah Lipah Loh Jinawi.
Terkait persoalan air bersih di wilayah Kecamatan Kubu, Gus Par – Guru Pandu memiliki 9 skema untuk bisa menuntaskan permasalahan air di beberapa desa di Kecamatan Kubu. Skema ini diambil setelah gelar monitoring sumber mata air.
Terkait masalah air bersih di Ban, Kecamatan Kubu. Gus Parwata – Guru Pandu akan memaksimalkan sumber mata air yang ada di Desa Adat Daya.
Dari survei yang dilakukan Tim Ahli Bupati bersama OPD terkait, ditemukan ada 15 titik sumber mata air
“Hasil survei, ditemukan 15 titik sumber mata air. Seandainya semua sumber digabungkan akan menghasilkan debit air banyak. Saat hujan bisa menghasilkan 15 liter per detiknya. Di saat musim kemarau sekitar 10 liter per detik,” kata Gusti Parwata.
Gus Par – Pandu optimistis penemuan belasan sumber mata air di Desa Adat Daya dipastikan mampu mengatasi persoalan air di Desa Ban.
“Kami yakin mampu menuntaskan persoalan air di Desa Ban,” ucap Gusti Parwata.
Untuk di Desa Tianyar Tengah, lanjut Gus Par, penuntasan masalah air bersih masih memakai air Telaga Waja. Perubahannya terjadi di proses pengangkat air ke reservoar. Awalnya memakai mesin diesel BBM, menjadi mesin energi listrik PLN.
“Ada beberapa yang masih menggunakan air Telaga Waja. Alirannya sudah sampai reservoir Dusun Moncol. Nanti dikembangkan ke Padangsari dengan membangun reservoar. Sehingga bisa mengcover kebutuhan hingga Munti Gunung,” jelasnya.
Sedangkan Desa Sukadana memaksimalkan reservoir yang ada untuk meningkatkan jaringan air bersih. Untuk Desa Baturinggit, sekarang fokus pada perbaikan pipa transmisi air sepanjang 3,8 km dari reservoir Baturinggit ke Dusun Bantas.
Desa Tulamben, khususnya di Dusun Batudawa dan Batudawa Kaja, serta Tianyar Barat, masyarakat memanfaatkan sumber air sumur bor. Debit airnya sekitar 7 liter perdetik. Cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar area lokasi.
“Desa Kubu dan Desa Dukuh akan mengembangkan jaringan air dengan ganti mesin berbahan bakar minyak menjadi mesin listrik PLN,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Karangasem akan terus melakukan penelusuran sumber-sumber mata air yang ada dan pemanfaatan air Telaga Waja untuk memastikan akses air bersih bagi masyarakat.
Dengan upaya-upaya ini, pemerintah setempat berharap dapat menyelesaikan masalah air bersih di wilayah Kecamatan Kubu dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (adv,05)



















