EkonomiPemerintahanTabanan

Pemkab Tabanan Gelar Sarasehan Petani Muda Milenial

TABANAN,MEDIA9.ID – Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sarasehan Petani Muda Milenial di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Kamis (27/11/2025). Kegiatan  menghadirkan ratusan petani muda ini dibuka Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

Acara diikuti 150 petani muda yang telah berkarya di sektor pertanian serta 77 peserta dari kalangan pelajar. Sarasehan menghadirkan narasumber dari sektor pertanian komoditas padi, kopi, dan kakao, serta perbankan dari BPD Tabanan.

BACA JUGA:  Hari Bhayangkara Ke-80, Bupati Sanjaya Apresiasi Polres Tabanan

Plt. Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Made Subagia mengatakan, kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap pertanian serta mendorong semangat kewirausahaan di sektor tersebut.

“Tantangan terbesar saat ini adalah minimnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian, sementara sebagian besar petani kita sudah lanjut usia,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Siap Sukseskan Bali Jadi Percontohan Program Digitalisasi Bansos

Bupati Sanjaya dalam sambutannya menegaskan, petani muda milenial adalah harapan baru bagi masa depan pertanian di Tabanan, yang dikenal sebagai lumbung pangan Bali.

“Petani Tabanan adalah penjaga keseimbangan, bukan hanya penyedia pangan, tetapi juga pelestari budaya dan alam. Namun tantangan sektor pertanian hari ini sangat besar, mulai dari alih fungsi lahan, biaya produksi, hingga perubahan iklim,” jelasnya.

BACA JUGA:  Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Siap Dibahas, DPRD Soroti SILPA dan Optimalisasi PAD

Menurutnya, partisipasi generasi muda yang menguasai teknologi merupakan kunci keberlanjutan sektor pertanian. Ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan berbagai inovasi seperti pertanian presisi, digital farming, pengolahan hasil, hingga pemasaran berbasis platform digital.

“Teruslah bergerak dan belajar. Jadilah pionir pertanian modern yang tetap berakar pada kearifan lokal,” kata Bupati Sanjaya.(*/04)

Back to top button