Ratusan Krama Bugbug Lapor ke Polres Terkait Perusakan WC di Area Pura Gumang

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Ratusan krama Desa Adat Bugbug, Kecamatan/Kabupaten Karangasem menyambangi Polres Karangasem, Minggu (7/6/2026) siang.
Mereka melaporkan dugaan perusakan fasilitas umum di seputar kawasan Pura Gumang.
Krama datang mengenakan pakaian adat dan membawa spanduk bertuliskan “Mohon Tindakan Tegas Bagi Para Pengerusak Fasilitas Umum, Jalan Mobil, WC/KM Yang Ada di Pura Gumang”.
Kelian Desa Adat Bugbug, Jro Nyoman Purwa Ngurah Arsana, membenarkan adanya laporan ke Polres Karangasem.
Ia menyebut bangunan yang dirusak adalah fasilitas untuk krama dan pemedek yang hendak tangkil ke kawasan Pura Gumang.
“Fasilitas umum yang dirusak dibangun secara swadaya lewat tenaga, pikiran, waktu dan punia masyarakat. Semangat mengayah, dan pengorbanan krama bertahun – tahun berkerja,”ujarnya.
Jro Purwa menegaskan, pengorbanan masyarakat sangat lama demi membangun fasilitas umum untuk masyarakat dan pemedek yang hendak tangkil.
Ribuan warga yang memberi sumbangsih kepada pembangunan merasa terluka.
“Ketika fasilitas itu dirusak, yang terluka bukan hanya bangunannya, tapi juga hati dan pengabdian ribuan krama yang ikut membangun,”tegas Jro Purwa.
Fasilitas umum dibangun untuk mendukung pelaksanaan yadnya serta pelayanan pada umat. Perusakan fasilitas sekitar kawasan pura adalah hal yang melanggar norma agama. Berdasarkan inilah krama melapor ke Polres.
“Kami percaya aparat bekerja sesuai aturan. Harapan kami sederhana, permasalahan ini bisa terungkap serta pihak yang melakukan perusakan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum berlaku,”harapnya.
Jro Purwa mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama jaga kawasan suci, menghormati fasilitas umum dan menghargai hasil perjuangan krama yang dibangun melalui semangat kebersamaan.
Kasi Humas Polres Karangasem Ipda I Nengah Artono mengonfirmasi adanya laporan tersebut.
“Kelompok Jro Purwa melaporkan terkait adanya pengerusakan WC di seputaran Pura Gumang,”kata Artono.
Selain itu, kata Artono, ada krama lain melapor terkait pembangunan WC di sekitar area pura. Proses pelaporan lancar. Kepolisian menurun beberapa personil untuk antisipasi hal tak diinginkan.(05)



















