Nasional

Jelang ASO, Buka Aplikasi ini untuk Beli STB Murah

BALIOTONOM.id (20/6/2022)| Analog Switch Off atau yang biasa disebut ASO sudah mulai mendekati tahap kedua, yaitu tanggal 25 Agustus 2022.

Bagi sebagian wilayah tentunya akan mendapatkan giliran siaran tv analognya akan hilang. Sesuai apa yang disampaikan dalam Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Pasal 72 angka 8 menyebutkan anggaran penyiaran dilaksanakan dengan mengikuti perkembangan teknologi, termasuk migrasi penyiaran dari analog ke teknologi digital. Penghentian siaran analog paling lambat dilakukan 2 tahun sejak dimulainya UU tersebut.

ASO tahap pertama dilakukan paling lambat 30 April 2022. Tahap pertama ini meliputi 56 wilayah layanan siaran, di 166 kabupaten dan kota wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, dan Papua Barat.

BACA JUGA:  AMKI di Tahun Pertama: Menantang Arus Besar Perubahan Industri Media

Selanjutnya tahap kedua penghentian siaran TV analog paling lambat 25 Agustus 2022, meliputi 31 wilayah layanan siaran di 110 kabupaten dan kota, yaitu di Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, NTT, Jogja, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.

Sedangkan ASO tahap ketiga paling lambat direalisasikan pada 2 November 2022 yang akan dilakukan di 25 layanan siaran di 65 kabupaten dan kota, meliputi Riau, jambi, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah (lima wilayah, Kalimantan Barat (6 wilayah), NTB (5 wilayah), Maluku (2 wilayah), Sulawesi Tengah (3 wilayah), Papua (9 wilayah).

BACA JUGA:  FWK Sesalkan Presiden Prabowo Sebut Wartawan Londo Ireng

Nah bagi masyarakat yang belum mendapatkan Set Top Box (STB) gratis, bisa mendapatkan dengan membeli di salah satu aplikasi toko modern. Selain harganya terjangkau, barang yang dikirim adalah yang sudah sesuai standar nasional pemerintah.

Hal ini sudah dirasakan oleh Yulia Damayanti Founder Media Nasional Carakapos. Dirinya mengatakan, belanja di aplikasi tersebut selain harganya terjangkau juga tersedia beberapa pilihan barang dan merk, sehingga bisa menyesuaikan budgeting keluarga.

Ia menambahkan, jauh sebelum adanya imbauan ASO, dirinya sudah menggunakan tv berbayar. “Ya selain bisa menikmati siaran tv dunia, suara dan gambarnya sangat jernih dan jelas sekali mas,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Senin (20/6/2022).

BACA JUGA:  FWK Imbau Presiden Hentikan Pernyataan Lemahkan Semangat Masyarakat

Disinggung terkait sebaran ajakan beralih dari penggunaan tv analog ke digital, dirinya sudah melakukannya sejak beberapa bulan terakhir.

“Saya sudah ajak keluarga yang di jawa, teman yang ada di bali, ibu-ibu arisan, dan ibu-ibu OTS di ssb tempat suami melatih mas,” terangnya.

Ditanya terkait harga, dirinya menyampaikan sangat relatif sesuai kualitas. “Berkisar 150 ribuan mas itu sudah cukup dan bagus gambarnya. Harga segitu kan sudah hampir sama dengan antena tv analog, tapi bedanya kita masih susah mencari arah signalnya,” pungkas Yulia.(*/02)

Back to top button