Nasional

Puncak Peringatan HUT Ke-60 TVRI, Leneng: TVRI Bali sudah Bersiaran Digital 15 Jam

BALIOTONOM.id (24/8/2022)| Tepat 60 tahun lalu, TVRI yang pada saat itu hadir sebagai televisi pertama di Indonesia atas prakarsa Presiden Pertama RI Bung Karno, telah berhasil melewati dinamika perjalanan sebagai lembaga penyiaran yang senantiasa menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat.

Hal itu diungkap Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Stasiun LPP TVRI Bali I Ketut Leneng saat menjadi pembina upacara di halaman LPP TVRI Bali di Denpasar, Rabu (24/8/2022).

Iman Brotoseno mencoba mengingkatkan kembali, masa-masa perjuangan lembaga penyiaran TVRI yang saat itu belum secanggih pada masa sekarang.

Menurutnya, sebagai insan penyiaran di tengah era percepatan teknologi informasi, LPP TVRI terus berupaya meningkatkan kualitas siarannya, yaitu dari standard definition menjadi high definition untuk kanal stasiun nasional.

BACA JUGA:  FWK Imbau Presiden Hentikan Pernyataan Lemahkan Semangat Masyarakat

Tidak hanya itu, reformasi birokrasi pun juga disebutkannya sudah dilakukan secara menyeluruh. Itu terbukti dengan tercapainya nilai sebesar 56.65.

Kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) juga senantiasa ditingkatkan dengan cara memberikan pendidikan dan pelatihan tentang audit internal berbasis resiko. “Ini sangat penting sekali,” ujarnya.

Adapun usaha dalam menjadikan LPP TVRI suatu lembaga yang dapat dipercaya dan kredibel, yaitu dengan mewujudkan tranparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban yang relevan dan akurat sesuai standar akuntansi pemerintahan dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia.

“Hal ini bisa dibuktikan mas, dengan diraihnya status opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI selama empat kali berturut-turut, dari tahun 2018 hingga 2021 kemarin,” jawab Ketut Leneng, Kepala Stasiun LPP TVRI Bali, saat dimintai keterangan oleh beberapa awak media yang hadir.

BACA JUGA:  AMKI di Tahun Pertama: Menantang Arus Besar Perubahan Industri Media

Leneng menambahkan, di usia 60 tahun ini, dengan mengambil tema “60 Tahun TVRI Terus Merawat Negeri”, LPP TVRI menunjukkan konsistensinya dalam merawat dan menjaga NKRI. Didukung dengan adanya 30 stasiun penyiaran di daerah yang tersebar di 30 provinsi.

“Ke depan juga akan bertambah dua stasiun baru lagi di wilayah Kepulauan Riau dan Kalimantan Utara. Tidak hanya itu, LPP TVRI pada tahun 2022 ini sudah memiliki 170 lokasi transmisi digital untuk 122 wilayah layanan dan mencakup lebih dari 80% total populasi di Indonesia,” paparnya.

BACA JUGA:  Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Karyoto Jadi Kapolri

“TVRI Bali saat ini sudah bersiaran digital selama 15 jam dan analog 4 jam setiap harinya,” tutupnya.

Selesai Apel Bendera, Puncak Peringatan HUT ke-60 TVRI juga dilanjutkan dengan syukuran dan pemotongan tumpeng oleh Kepala Stasiun TVRI Bali I Ketut Leneng didampingi Ketua Panitia dan Ketua Dharma Wanita Persatuan TVRI Bali di lobby utama setempat. Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan kepada pegawai yang berkinerja terbaik. Pada syukuran puncak peringatan HUT ke-60 TVRI juga dihadiri para mitra TVRI Bali. (*/01)

Back to top button