DenpasarEkonomi

Pasar Rakyat Merupakan Wujud Sinergitas PKK Provinsi dan PKK Kabupaten/Kota

BALIOTONOM.id.(30/6/2023) – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster bersinergi dengan Ketua TP PKK Kabupaten / kota se-Bali kembali menggelar aksi sosial bertajuk Pasar Rakyat dengan tema “Berbelanja dan Berbagi“.

Aksi sosial yang rutin digelar secara bergilir di setiap bulannya di seluruh Kabupaten/kota se-Bali ini, kali ini dilaksanakan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Karangasem, Jumat (30/6/2023).

 

Ny. Putri Koster mengatakan, aksi sosial PKK “Pasar Rakyat” yang diinisiasi sejak masa pandemi Covid 19, hingga saat ini   pelaksanaannya terus dilakukan secara  bergilir di seluruh Kabupaten/kota se-Bali. Aksi sosial yang dilaksanakan setiap bulannya ini merupakan salah satu  bentuk wujud sinergitas antara TP PKK Provinsi Bali dengan TP PKK Kabupaten/kota se Bali.

 

Dalam kegiatan ini tidak hanya TP PKK Provinsi yang berbelanja dan berbagi dengan masyarakat tetapi juga TP PKK kabupaten / kota turut berbelanja lalu hasil belanjaan kembali dibagikan kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan kesempatan bagi seluruh anggota PKK untuk bertatap muka dengan masyarakat serta dengan para pelaku UMKM .

BACA JUGA:  Gubernur Koster Tutup Celah PMA di OSS untuk Lindungi UMKM

 

Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari seluruh Ketua TP PKK Kabupaten kota dengan jajaran anggotanya atas sinergitas dan koordinasi yang telah dilakukan dalam melaksanakan program aksi Berbelanja dan Berbagi .
Kegiatan ini selain untuk menyalurkan bantuan ke masyarakat juga sebagai ajang silaturahmi para TP PKK Kabupaten/Kota seluruh Bali, karena seperti diketahui bahwa TP PKK bisa berkumpul jika ada acara-acara resmi seperti peringatan HKG (Hari Kesatuan Gerak) PKK.

 

Sehingga menurutnya acara seperti ini bisa menjadi ajang berkumpul serta bertukar informasi dan program antar TP PKK. Ditambah lagi melalui acara ini, TP PKK Kabupaten/Kota juga bisa mengetahui potensi-potensi seni kerajinan dan bahan pangan di wilayah tempat Pasar Rakyat diadakan.

BACA JUGA:  Calon Anggota dan Perpanjang KTA PWI Wajib Kantongi Sertifikat OKK

 

Bunda Putri juga sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya Rabies. Penyakit Rabies yang dikenal juga dengan istilah anjing gila adalah penyakit yang disebabkan infeksi virus Rabies pada otak dan sistem saraf. Penyakit ini tergolong sangat berbahaya karena berpotensi besar  menyebabkan kematian.

 

Penyakit ini dapat ditularkan dari hewan terinfeksi ke manusia melalui gigitan. Hewan utama penular rabies adalah anjing. Selain anjing, hewan yang juga dapat membawa virus rabies dan menularkannya ke manusia adalah kelelawar, kucing, dan kera.

Virus rabies bisa menular melalui air liur, gigitan, atau cakaran hewan yang tertular rabies. Hewan yang berisiko tinggi untuk menularkan rabies umumnya adalah hewan liar atau hewan peliharaan yang tidak mendapatkan vaksin rabies.

BACA JUGA:  Wagub Bali Bacakan Pendapat Akhir Gubernur, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui Bersama

 

Munculnya gejala rabies bisa sangat bervariasi, seperti demam, takut dengan sinar matahari, takut dengan air, lelah lemas dan hilang nafsu makan. Oleh sebab itu, jika terkena goresan atau gigitan anjing pastikan dibersihkan dengan baik dan pastikan untuk mendapatkan vaksin rabies tidak lebih dari 2 hari sejak digigit.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Nuriasih Gede Dana menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Pasar Rakyat di Kabupaten Karangasem ini. Ny. Nuriasih Gede Dana menyampaikan bahwa Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi “ merupakan  ide luar biasa yang dicetuskan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster. Tidak saja membantu para pelaku UMKM dan masyarakat sekitar juga para pengurus dan anggota TP PKK bisa berkunjung ke seluruh Kabupaten kota se Bali dan berbelanja lalu berbagi dengan masyarakat setempat. (*/04)

 

 

Back to top button