Harga Beras Selipan di Karangasem Turun Rp1.000

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Harga beras selipan di penggiling menurun sekitar 1.000 rupiah per kilogram dari harga Rp13.000 menjadi Rp12.000. Kondisi ini terjadi sejak awal Januari 2025, dengan periode tanam Agustus – September 2024.
Haji Arifin, pemilik gilingan beras di Kelurahan Karangasem, mengatakan, harga beras selipan menurun sejak beberapa minggu terakhir. Pemicunya bervariatif. Satu diantaranya karena memasuki panen. Sehingga pasokan beras selipan
“Periode tanam Bulan Agustus dan September panennya di Bulan Januari 2025. Makanya stok gabah banyak di penggilingan,”kata Haji Arifin saat ditemui di lokasi penggilingan, Rabu (6/2/2025).
Faktor kedua karena kualitas beras menurun. Tak seperti panen sebelumnya. Hampir sebagian besar padi yang di panen Th. 2025 warnanya sedikit kehitaman, serta ukurannya kecil. Kondisi beras seperti ini sangat berpengaruh ke harganya
“Beberapa bulan terakhir cuaca tak bersahabat.Sering diguyur hujan cukup deras dengan intensitas lama. Sehingga menyebabkan tanaman padi rebah, dan tumbuh tak bagus,”kata Arifin.
Ditambah minimnya mendapat sinar matahari sebelum di giling.”Sebelum di giling kan harus di jemur dulu biar padi kering.
“Kemarin itu proses jemur tak terlalu maksimal, sehingga berpengaruh ke kualitas beras,”ucap pria asli Karangasem ini.
Akibat kondisi ini, pengusaha penggilingan tidak berani beli beras dalam jumlah banyak. Mengingat kualitas beras belum baik dan ukuran beras kecil.
“Saya beli beras untuk di jual lagi. Kalau dipaksakan takutnya saya yang rugi,”tambah Arifin.
“Permintaan beras selipan sebenarnya lumayan. Kadang ada yang beli 20 sampai 30 kilogram. Cuma kita nggak mau mengecewakan pembeli. Stok beras di saya sekarang sedikit. Cukup di jual untuk beberapa hari,”tuturnya. (06)



















