Karangasem

Meresahkan, Satpol PP Karangasem Amankan Dua ODGJ

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Karangasem meningkat. Dalam sehari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karangasem mengamankan dua orang lantaran mengamuk, merusak barang, serta meresahkan masyarakat.

Kepala Satpol PP Karangasem I Ketut Arta Sedana mengatakan, Pol. PP Kabupaten Karangasem mengamankan dua ODGJ yang meresahkan warga. Selasa (13/5/2025), Satpol PP mengamankan ODGJ berinisial Ni ND di Br. Dinas Pangkung Desa Seraya Barat Kecamatan Karangasem.

“Ni ND dari Kesimpar, Kecamatan Abang. Diamankan di Pangkung, Desa Seraya Barat Kecamatan Karangasem. Petugas sudah mengantarkan yang bersangkutan ke rumah dan diserahkan kepada keluarganya,” ungkap Arta Sedana, Rabu (14/5/2025).

BACA JUGA:  Pratisentana Sira Arya Gajah Rayakan HUT Ke-30, Teguhkan Komitmen Dukung Karangasem Agung

Beberapa jam kemudian, tepatnya Rabu (14/5/2025) pukul 11.10 wita, Satpol PP Karangasem mengamankan ODGJ di Jalan Untung Suropati Kecamatan Karangasem. Yang bersangkutan diamankan karena meresahkan warga sekitar. “ODGJ sudah diantar ke rumahnya,” tambah Arta Sedana.

Mantan Kabag Organisasi itu mengaku, sebelumnya Satpol PP rutin mengevakuasi ODGJ di Karangasem. Rata – rata ODGJ yang diamankan meresahkan warga, merusak perkebunan warga, mengancam warga dengan senjata tajam, serta merusak barang milik warga.

BACA JUGA:  Gus Par: APBD Bukan Sekadar Angka, Tapi Amanah Mensejahterakan Rakyat

Di tahun 2025, Satpol PP Karangasem mengamankan sebanyak 12 ODGJ. Rinciannya, Januari 2 orang, lokasinya di Buana Giri Kecamatan Bebandem. Februari ada 4 orang, yakni di Jungutan, Bebandem 1 orang dan Purwakerti Kecamatan 2 orang.

“Bulan Maret ada 1 kasus, lokasi di Budakeling, Bebandem. April sebanyak 5 kasus. Dan Bulan Mei ada 2 kasus. Semuanya sudah diserahkan ke keluarganya,” tambah Arta Sedana.

BACA JUGA:  Operasi Pekat Agung 2026, Polres Karangasem Sasar Prostitusi hingga Narkoba

Jumlah ODGJ di Karangasem yang terdata diperkirakan mencapai ratusan orang. Ada yang dirawat di rumah, RSJ Bangli, serta sebagian telantar di jalanan. ODGJ terbanyak ada di Kecamatan Karangasem, Bebandem, Abang, dan Sidemen.

Faktor utama yang menyebabkan orang gila sebagian besar lantaran ditinggalkan istrinya dan keturunan. Ada juga yang gila lantaran kehilangan orang tua, dan mempunyai masalah keluarga lainnya. Orang gangguan jiwa di Karangasem kebanyakan berusia 40 tahun ke bawah. (05)

Back to top button