KarangasemLingkungan

Produksi Sampah di Karangasem Turun 6 Truk per Hari

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Produksi sampah di Karangasem menurun pascaada kebijakan Pemerintah Kabupaten Karangasem tentang pemilihan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karangasem I Nyoman Tari mengungkapkan hal itu, Selasa (3/6/2025).

Dibandingkan sebelumnya, kata Tari, produksi sampah di Karangasem mengalami penurunan hingga 6 truk setiap hari.

“Sebelumnya kita angkut sampah 23 truk perhari. Sekarang 17 truk. Artinya ada penurunan sekitar 6 truk,” jelas I Nyoman Tari.

BACA JUGA:  Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Siap Dibahas, DPRD Soroti SILPA dan Optimalisasi PAD

Penurunan produksi sampah dikarenakan beberapa faktor. Satu diantaranya kesadaran masyarakat akan bahaya sampah mulai terbentuk, walaupun belum 100 persen.”Sekitar 50 persen, warga sudah pilah sampah,” prediksi Tari, sapaan akrab.

“Pihaknya juga tak memungkiri, masih ada masyarakat yang kucing – kucingan membuang sampah. Artinya proses memilah sampah dari sumber belum 100 persen,” pejabat asal Kecamatan Kubu itu.

BACA JUGA:  HUT Ke-50 Perumda Tirta Tohlangkir, Bupati Gus Par Minta Tingkatkan Layanan Air Bersih

Faktor kedua yakni warga yang sudah sadar, biasanya buang sampah organik ke kebunnya untuk dijadikan pupuk tanaman. Ada juga beberapa yang buat lubang resapan biopori di rumah.Untuk olah sampah organik menjadi pupuk kompos.

Mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem itu berjanji terus berupaya menyadarkan masyarakat memilah sampah. Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan adat di Karangasem agar segera bentuk pararem terkait sampah.

BACA JUGA:  Operasi Pekat Agung 2026, Polres Karangasem Sasar Prostitusi hingga Narkoba

“Dari 190 desa adat di Kabupaten Karangasem, sebanyak 40 desa adat sudah membuat pararem (aturan) tentang pemilahan sampah serta sanksi,” tambahnya.

Dengan adanya pararem tentang pengelolaan dan pemilahan sampah, nantinya produksi sampah bisa berkurang setiap harinya.

“Kita akan terus lakukan sosialisasi ke Desa Adat yang belum membuat pararem,” janji Tari, sapaan akrabnya. (05)

Back to top button