EkonomiPariwisataSeni & BudayaTabanan

Festival Tanah Lot ke-6 Digelar, Bupati Sanjaya Harap Berdampak Positif bagi Masyarakat

TABANAN,MEDIA9.ID – Festival Tanah Lot ke-6 Tahun 2025 digelar 21-25 Agustus 2025 dengan mengusung tema “Prayajana Samudrasya Adiswara” yang bermakna persembahan dan pengorbanan terhadap kekuatan samudra menuju keharmonisan, keagungan, dan kemuliaan Tanah Lot.

Festival kali ini diprediksi mampu mendatangkan 20.000 hingga 30.000 wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Masyarakat dan wisatawan akan disuguhkan beragam atraksi menarik, mulai  pertunjukan seni dan budaya, musik modern dan lagu pop Bali, parade gebogan, klinik kuliner, lomba fruit & vegetable carving, hingga tatanan dekorasi tematik dan spot foto yang instagramable.

BACA JUGA:  Wujudkan Ruang Publik Berkualitas, Pemkab Tabanan Tata Kawasan Lapangan Alit Saputra

Festival juga melibatkan puluhan IKM dan UMKM lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival yang selalu menghadirkan nuansa berbeda setiap tahun.

“Saya bersama pemerintah dan jajaran sangat mengapresiasi pelaksanaan festival ini. Setiap tahun selalu ada sesuatu yang baru dan berbeda, sehingga kehadirannya senantiasa ditunggu, khususnya oleh masyarakat Kediri sebagai penyangga dengan 23 desa adat yang turut terlibat dalam penyelenggaraan ini,”ujarnya.

BACA JUGA:  Kerambitan Creative Space 2026 Sukses Jadi Ruang Promosi Budaya dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

Ia mengingatkan yang paling penting adalah bagaimana festival ini berdampak positif bagi masyarakat. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, UMKM dapat tumbuh dan perekonomian masyarakat sekitar, khususnya di Kecamatan Kediri, bisa semakin berkembang,” ujar Sanjaya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan dukungannya terhadap penyelenggaraan festival sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, desa adat, dan masyarakat. Festival Tanah Lot dianggap sebagai wujud nyata kolaborasi dalam memajukan perekonomian sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

BACA JUGA:  BPS dan Pemkab Karangasem Perkuat Komitmen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Festival Tanah Lot menjadi contoh bagaimana seni, budaya, dan kuliner dapat dikemas menjadi daya tarik wisata yang mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Ke depan, Pemkab Tabanan berkomitmen menjadikan Tabanan sebagai titik kumpul penyelenggaraan berbagai event kreatif, sehingga mampu memperkuat daya tarik wisata, meningkatkan daya saing daerah, dan mewujudkan Tabanan yang maju, berdaya saing, serta berbudaya,” tegas Sanjaya. (*/04)

Back to top button