KarangasemKesehatan

39 Kasus Gigitan Anjing di Karangasem Positif Rabies

KARANGASEM, MEDIA9.ID – UPTD Puskeswan Kabupaten Karangasem mencatat ada 1.442 kasus gigitan anjing selama periode 1 Januari-22 Agustus 2025 dan dilaporkan nihil korban jiwa.

Kepala UPTD Puskeswan Karangasem I Gede Eka Putra menyebutkan, dari jumlah kasus gigitan anjing tersebut, 39 di antaranya positif rabies.

“Terbanyak di wilayah Kecamatan Karangasem dan Bebandem. Kami terus menggencarkan vaksinasi serta depopulasi untuk menekan kasus rabies,”kata I Gede Eka Putra.

BACA JUGA:  Perkuat Nilai Kebangsaan dan Toleransi, GP Ansor Gelar Audiensi ke Kesbangpol Karangasem Jelang Konfercab

Per 22 Agustus 2025, kata Eka Putra, 56.505 anjing sudah diberikan vaksinasi atau 70.99 persen dari estimasi populasi anjing 78.975 ekor di tahun 2025. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Proses vaksinasi masih terus berjalan dan stok vaksin di UPTD 18.891 dosis.
Kami mengimbau masyarakat ikut secara aktif merawat dan menjaga anjing dengan cara vaksinasi minimal 1 tahun sekali,”harapnya.

BACA JUGA:  Gus Par: APBD Bukan Sekadar Angka, Tapi Amanah Mensejahterakan Rakyat

Puskeswan Kecamatan sedang melakukan vaksinasi rabies terjadwal di tiap desa. Pelayanan vaksinasi rabies di Puskeswan Kecamatan dan UPTD Puskeswan Kabupaten dibuka dan gratis.

Petugas juga menggencarkan depopulasi terhadap anjing liar untuk pengurangan populasi dengan harapan jumlah anjing terjangkit rabies berkurang. Depopulasi berupa kastrasi serta sterilisasi ke anjing diliarkan.

“Petugas sudah melakukan kontrol populasi sebanyak 1.458 ekor dan eliminasi sebanyak 146 ekor,” tandasnya. (05)

BACA JUGA:  Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Siap Dibahas, DPRD Soroti SILPA dan Optimalisasi PAD

 

Back to top button