Karangasem

Angin Kencang dan Gelombang Tinggi, Nelayan di Karangasem Tak Melaut

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Angin kencang dan gelombang tinggi diperkirakan mencapai 1.5 – 2 meter yang melanda Selat Lombok membuat nelayan di Kabupaten Karangasem terpaksa tidak melaut sejak dua hari lalu.

Rahman, nelayan asal Ujung Pesisir Desa Tumbu Kecamatan Karangasem mengatakan, cuaca buruk jadi alasan utama nelayan tak melaut.

“Yang turun melaut satu sampai dua orang. Tapi sebagian besar tidak turun (melaut),” kata Rahman, Senin (5/1/2026).

BACA JUGA:  Pratisentana Sira Arya Gajah Rayakan HUT Ke-30, Teguhkan Komitmen Dukung Karangasem Agung

“Saya tak melaut dari dua hari lalu. Cuacanya masih buruk. Gelombangnya tinggi dan angin kencang. Rutin terjadi saat memasuki tahun baru,” tambah Rahman.

Selain cuaca tak bersahabat, populasi ikan di laut juga semakin berkurang.

“Hasil tangkapan sedikit. Kemarin ada nelayan cuma dapat 10 ekor.Tidak sebanding dengan pengeluaran yang dikeluarkan nelayan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Rahmat Bustomi Kembali Pimpin GP Ansor Karangasem, Ajak Semua Kader Bersatu

Mengisi waktu luang, sebagian besar nelayan di Ujung Pesisir memilih untuk memperbaiki peralatan melautnya. Menata jaring, memperbaiki jukung, dan memperbaiki mesin. Ada beberapa nelayan terpaksa menganggur.

Rahman berharap cuaca di Selat Lombok segera membaik sehingga nelayan bisa beraktivitas kembali. Apalagi harga ikan saat ini meningkat sejak beberapa hari terakhir.

“Semoga cuaca segera membaik,” harapnya.

BACA JUGA:  Perkuat Nilai Kebangsaan dan Toleransi, GP Ansor Gelar Audiensi ke Kesbangpol Karangasem Jelang Konfercab

Informasi di lapangan, gelombang tinggi dan angin kencang ini tidak hanya dirasakan nelayan di Ujung Pesisir. Tetapi juga nelayan di Seraya, Bugbug, Bunutan, Kubu, Purwakerti, dan Kubu. (05)

Back to top button