Karangasem

Pembumian Pancasila di Karangasem

Bupati dan Wabup Karangasem Berikan Pembekalan Strategis Hadapi Tantangan Era Digital kepada Alumni Paskibraka 2025 dan Calon Paskibraka 2026

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar acara strategis “Pembumian Pancasila” yang dipusatkan di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (1/6/2026).

Kegiatan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila ini menyasar generasi muda potensial daerah, yakni alumni Paskibraka 2025 serta Calon Paskibraka (Capaska) 2026 yang berjumlah 50 orang, terdiri atas 25 putra dan 25 putri pilihan terbaik daerah.

​Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, didampingi Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karangasem atau yang mewakili.

Tampak pula hadir selaku pengajar dan pelatih dari Kodim 1623/Karangasem, yakni Serka I Ketut Catur Tirta dan Serka I Komang Sumarta, yang nantinya bertanggung jawab mengawal kesiapan fisik dan mental para kader bangsa tersebut sebagai pengiring Upacara Bendera Tahun 2026.

​Acara yang berlangsung khidmat ini dimoderatori Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karangasem, I Ketut Indra Sutawan.

Dalam pengantarnya, Kepala Kesbangpol menegaskan, kegiatan ini merupakan upaya nyata dan terstruktur untuk menginternalisasi serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila secara mendalam di sanubari generasi muda, khususnya bagi para pemuda berprestasi di lingkungan Paskibraka.

BACA JUGA:  Pratisentana Sira Arya Gajah Rayakan HUT Ke-30, Teguhkan Komitmen Dukung Karangasem Agung

Bupati I Gusti Putu Parwata: Pancasila Bukan Sekadar Slogan, Tapi Aksi Nyata

Bertindak sebagai narasumber utama, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, SE, memaparkan materi komprehensif mengenai pentingnya pembumian Pancasila di kalangan generasi muda.

Bupati menegaska, Pancasila merupakan fondasi dasar bangsa yang bertugas membentuk karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang berintegritas, menjunjung tinggi semangat gotong royong, menghargai keberagaman, serta konsisten menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

​”Di era digital saat ini, penerapan nilai-nilai Pancasila menghadapi tantangan yang sangat kompleks. Kita diserbu oleh maraknya hoaks, disinformasi, polarisasi opini, pergeseran kebudayaan, hingga ancaman nyata globalisasi terhadap identitas nasional. Pembumian Pancasila di era modern ini harus ditegaskan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadi hafalan lisan atau slogan mati,” tegas Bupati Parwata dihadapan para peserta.

​Bupati mendorong pentingnya revitalisasi nilai kebangsaan melalui pemanfaatan platform digital secara positif guna melahirkan inovasi pembelajaran yang menarik bagi masyarakat luas, serta memperkuat kolaborasi lintas elemen demi mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing tinggi.

BACA JUGA:  Tiga Pejabat Hasil Seleksi JPT Dilantik, Bupati Gus Par Minta Kembangkan Inovasi dan Teknologi Digitalisasi

Wabup Pandu Prapanca Lagosa: Tumbuhkan Nasionalisme di Era Globalisasi

Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, membawakan materi tajam bertajuk “Menumbuhkan Kesadaran Nasionalisme Generasi Muda di Era Globalisasi Melalui Penerapan Nilai-Nilai Pancasila.”

Wabup menyatakan, nilai-nilai kebangsaan secara jelas telah tersurat dalam ikrar Sumpah Pemuda serta butir-butir sila Pancasila yang wajib diimplementasikan oleh seluruh elemen bangsa, terkhusus para generasi muda.

​Menurutnya, tantangan globalisasi berupa derasnya infiltrasi budaya asing dan transformasi sosial yang masif harus ditangkal dengan pendidikan karakter yang kokoh, penguatan literasi sejarah perjuangan bangsa, serta kelestarian adat dan budaya lokal.

“Seluruh elemen bangsa didorong untuk menerjemahkan nasionalisme ke dalam aksi nyata. Mulai dari hal mendasar seperti menjaga keharmonisan kerukunan umat beragama, melestarikan lingkungan hidup, hingga bijak bersosial media dengan memperkenalkan keunikan budaya daerah ke kancah internasional,” jelasnya mantap.

Sekda Ketut Sedana Merta: Pemuda Wajib Pahami Empat Pilar Kebangsaan

BACA JUGA:  DPRD Karangasem Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Menjadi Perda

Melengkapi pembekalan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ir. I Ketut Sedana Merta, ST., MT., memberikan pemaparan krusial terkait penguatan pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sekda mengingatkan, kokohnya eksistensi Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat sangat tergantung pada sejauh mana elemen pemuda memahami pondasi tata negara tersebut.

​Sekda merinci bahwa Pancasila berfungsi sebagai pedoman moral dan etika, UUD NRI 1945 sebagai landasan konstitusional hukum negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai pengikat kohesi sosial di tengah keberagaman, dan NKRI sebagai bentuk final wilayah yang wajib dibela kedaulatannya dari berbagai ancaman internal maupun eksternal.

​Melalui pembekalan intensif yang interaktif dan komprehensif ini, seluruh jajaran kepemimpinan Kabupaten Karangasem menaruh harapan besar agar Alumni Paskibraka 2025 dan Capaska 2026 mampu tampil menjadi garda terdepan sekaligus agen perubahan (agent of change) yang aktif dalam menjaga eksistensi nilai luhur bangsa demi mewujudkan masyarakat Karangasem yang madani, berdaulat, adil, makmur, dan sejahtera.(05)

Back to top button