Karangasem

Karangasem Festival 2026 Usung Tema “Tidak Mudah, Tapi Harus Bisa”

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Kabupaten Karangasem kembali siap gelar Karangasem Festival 2026 serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Amlapura ke 386.

Event tahunan ini sangat beda dengan sebelumnya. Mulai dari tema, desain, konsep yang diusung, hingga parade.

Koordinator Tim Kreatif Karangasem Festival, I Gusti Gede Subagiartha dan Gusti Ngurah Setiawan, mengatakan, Karangasem Festival 2026 mengusung tema “Tidak Mudah, Tapi Harus Bisa”.

Gus Ode sapaan akrab Gusti Gede Subagiartha, ide tema Karangasem Festival sudah dipikirkan dari 2025.

Makna yang tersirat dari tema yakni membangun Karangasem tidak perkara mudah, sehingga butuh semangat dan kerjasama dari berbagai elemen masyarakat.

“Festival 2026 bukan sekedar perayaan, tapi kegiatan ini bisa beri pesan ke semua kalangan. Eksekutif, legislatif dan masyarakat Karangasem. Membangun tidak perkara mudah, tapi kita semua harus optimis bisa. Ini dasar tema “Tidak Mudah Tapi Harus Bisa”,”kata Gus Ode.

BACA JUGA:  Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Siap Dibahas, DPRD Soroti SILPA dan Optimalisasi PAD

Gus Sombi sapaan I Gusti Ngurah Setiawan menambahkan, tema ini juga menggambarkan setahun kepemimpinan Gus Par – Pandu. Suatu yang tak mudah tetapi bisa terealisasi. Seperti di Kubu yang kesulitan air tiap tahunnya, di kepemimpinan Gus Par – Pandu bisa tercapai.

“Kita optimis. Kubu dari tahun – tahun tidak di aliri air. Di kepemimpinan Gus Par – Guru Pandu bisa teraliri, catatannya harus bergandengan bersama semua elemen,”tambah Gus Sombie.

Festival 2026 memiliki jingle khusus berjudul “Mentari Timur Menari”. Lagu ini simbol semangat kebersamaan dalam membangun Karangasem. Pesan tersirat dari jingle pentingnya persatuan, optimisme, serta gotong royong dalam hadapi tantangan pembangunan.

BACA JUGA:  Rahmat Bustomi Kembali Pimpin GP Ansor Karangasem, Ajak Semua Kader Bersatu

“Lirik lagu ini menggambarkan kondisi saat ini. Dan kita berharap lagu ini bisa tersampaikan ke masyarakat Karangasem. Seperti kebersamaan, gotong royong, optimisme,”ungkap Gus Ode.

Ditambahkan, “Nakula Sadewa” jadi konsep desain panggung di Karangasem Festival.Dua tokoh kesatria dalam wiracarita Mahabarata di pilih karena cocok gambarkan kepemimpinan Gus Par – Pandu. Perbedaan karakter yang bisa saling lengkapi untuk bangun Karangasem Agung.

“Ini digagas dari Januari 2026. Saat diskusi sempat muncul tokoh lain yang menggambarkan pemimpin kita. Karena belum familiar, akhirnya sepakat dua tokoh Nakula Sadewa,”jelas Gus Sombie.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Karangasem Apresiasi Dedikasi Polri pada Hari Bhayangkara Ke-80

Karangasem Festival rangkaian HUT Kota Amlapura dimeriahkan parade budaya yang diikuti 1.200 seniman lokal, kesenian Karangasem, band lokal dan nasional, pelaku usaha, dan kegiatan lainnya, seperti Komunitas Motor, Amlapura Running Club, Jegeg Bagus, Lomba Tapal Ogoh – Ogoh tingkat SD, SMP dan Umum.

“Kita berharap Karangasem Festival mampu memajukan perekonomian masyarakat Karangasem. Sehingga Karangasem Festival bisa jadi ajang yang ditunggu – tunggu masyarakat tiap tahun,”harap Gus Ode.

Pihaknya juga berharap Karangasem Festival bisa menjadi kalender tahunan yang dijadikan agenda Kementerian Pariwisata.”Kalimat untuk Karangasem Festival “Sebuah Pesan Cinta”. Tim Kreatif berjibaku untuk Karangasem Festival didasari karena cinta,” tutupnya. (05)

Back to top button