KarangasemKesehatan

Peringati HANI 2026, BNNK Karangasem Gelar Donor Darah

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Karangasem, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan bertema “Aksi Nyata Selamatkan Sesama” dan “Setetes Darah Anda, Sejuta Harapan bagi Mereka yang Membutuhkan” tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan donor darah serentak secara nasional yang melibatkan BNN RI, BNN Provinsi, dan seluruh BNN Kabupaten/Kota dengan target 1.000 pendonor.

Kepala BNN Kabupaten Karangasem, Alvin Andrew Dias, mengatakan kegiatan donor darah tidak hanya bertujuan membantu ketersediaan stok darah nasional, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan BNN dan masyarakat.

BACA JUGA:  Gus Par: APBD Bukan Sekadar Angka, Tapi Amanah Mensejahterakan Rakyat

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba,” ujar Alvin.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor BNN Kabupaten Karangasem, Jalan Untung Surapati Nomor 2, Amlapura, tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Karangasem, Polres Karangasem, Kodim 1623/Karangasem, Balai Pemasyarakatan, Lapas, LPKA, Kementerian Agama, KPPN Karangasem, Pos Bakamla Karangasem, relawan P4GN, serta masyarakat umum.

BACA JUGA:  Dinkes Tabanan Luncurkan SAPA CKG Ngayah Ring Desa

Dari 70 orang yang mendaftar sebagai pendonor, sebanyak 55 kantong darah berhasil dikumpulkan. Rinciannya terdiri atas golongan darah A sebanyak 10 kantong, golongan darah B sebanyak 15 kantong, golongan darah O sebanyak 28 kantong, dan golongan darah AB sebanyak 2 kantong.

Menurut Alvin, kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada masyarakat. Melalui kegiatan itu, BNN Karangasem berharap terjalin sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam upaya memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

BACA JUGA:  HUT Ke-50 Perumda Tirta Tohlangkir, Bupati Gus Par Minta Tingkatkan Layanan Air Bersih

Hari Anti Narkotika Internasional diperingati setiap 26 Juni sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap dampak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Pada HANI 2026, BNN mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045” sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika melalui pencegahan, edukasi, rehabilitasi, serta penguatan ketahanan keluarga dan masyarakat.(05)

Back to top button