Pratisentana Sira Arya Gajah Rayakan HUT Ke-30, Teguhkan Komitmen Dukung Karangasem Agung

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Kabupaten Karangasem merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-30 dengan mengusung tema “Bhakti Satya Wirang untuk Karangasem Agung”.
Peringatan ini menjadi momentum memperkuat persaudaraan sekaligus meneguhkan komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Karangasem.
Ketua Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Kabupaten Karangasem Ketut Udiana mengatakan, pasemetonan tersebut berdiri sejak 1996 dan kini telah menghimpun sekitar 6.000 kepala keluarga yang tergabung dalam 55 dadia di seluruh Kabupaten Karangasem.
Menurutnya, keberlangsungan organisasi hingga memasuki usia tiga dekade tidak lepas dari peran para pendahulu, khususnya Guru Ketut Suardana yang menjadi pelopor terbentuknya pasemetonan di Karangasem.
Dalam peringatan HUT tersebut, organisasi juga memaparkan sejumlah program kerja, di antaranya pelaksanaan Nyapuleger Masal di Kecamatan Abang, pembentukan Pecalang Pasemetonan yang diawali di Kecamatan Manggis dan Bebandem, serta pembentukan kepengurusan pasemetonan di Kecamatan Kubu. Selain itu, pasemetonan akan memperkuat kegiatan ngayah di pura-pura pedharman melalui pengaktifan kepengurusan di wilayah Sidemen, Selat, dan Rendang.
Sementara itu, Ketua Umum Pusat Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas, Ketut Suadnyana, menyebut perjalanan 30 tahun menjadi fondasi penting bagi penguatan organisasi di masa mendatang. Ia juga mengingatkan seluruh penglingsir dan semeton untuk terus menjaga persatuan serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi berikutnya.
Suadnyana menjelaskan, embrio pasemetonan telah dimulai pada 1995 di Kecamatan Manggis melalui pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat dan pemerintah daerah. Organisasi kemudian resmi berdiri pada 1996 dan terus berkembang hingga memiliki kepengurusan di berbagai kecamatan.
Mewakili Bupati Karangasem, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, I Made Sugiarta, mengapresiasi eksistensi pasemetonan yang mampu bertahan selama tiga dekade. Menurutnya, keberlangsungan organisasi menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga adat, budaya, dan warisan leluhur.
Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas terus menjadi mitra dalam memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya, serta mendukung terwujudnya visi Karangasem Agung.
Dalam sambutan tertulis Bupati Karangasem yang dibacakan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa semangat “Bhakti Satya Wirang untuk Karangasem Agung” diharapkan terus mendorong kontribusi nyata pasemetonan bagi masyarakat dan pembangunan daerah.(05)



















