Karangasem

B’Suk Desa, Program Baru BNNK Karangasem Dekatkan Layanan Pencegahan Narkoba hingga Desa

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem meluncurkan program B’Suk Desa (BNN Masuk Desa) sebagai inovasi untuk memperkuat pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika hingga ke tingkat desa.

Kepala BNNK Karangasem Alvin Andrew Dias mengatakan, program tersebut merupakan layanan terpadu yang mendekatkan pelayanan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor di tingkat kecamatan dan desa.

B’Suk Desa mengintegrasikan layanan bergerak, edukasi berbasis budaya lokal, serta penjangkauan rehabilitasi melalui program Halo PaJek. Melalui program ini, masyarakat dapat mengakses layanan informasi, konseling, rehabilitasi, hingga deteksi dini secara lebih mudah, cepat, aman, dan tanpa biaya.

BACA JUGA:  Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam pada HKG PKK Ke-54 Provinsi Bali

“B’Suk Desa dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pembentukan fondasi, implementasi di wilayah percontohan, hingga penguatan layanan secara berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu mewujudkan layanan P4GN yang terintegrasi serta memperkuat peran pemerintah daerah dan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba,”kata Alvin Andrew Dias, Rabu (15/7/2026).

Kabupaten Karangasem memiliki tingkat kerawanan terhadap peredaran gelap narkotika karena memiliki Pelabuhan Padang Bai sebagai pintu masuk orang dan barang, menjadi salah satu destinasi wisata favorit, serta memiliki aktivitas pertambangan pasir yang melibatkan mobilitas kendaraan dari dalam maupun luar Bali.

BACA JUGA:  19 Kader Posyandu Karangasem Raih Nilai Sempurna

Dengan jumlah penduduk sekitar 536.477 jiwa yang tersebar di delapan kecamatan, 75 desa, dan tiga kelurahan, menurutnya diperlukan pendekatan baru agar layanan P4GN dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.

Melalui program tersebut, BNNK Karangasem menargetkan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika, semakin mudahnya akses rehabilitasi, serta terbentuknya sistem pencegahan yang berkelanjutan melalui sinergi pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi program B’Suk Desa yang merupakan bagian dari aksi perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator BNN Angkatan IV Tahun 2026.

BACA JUGA:  Rahmat Bustomi Kembali Pimpin GP Ansor Karangasem, Ajak Semua Kader Bersatu

Menurut Bupati, program tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam mewujudkan masyarakat AGUNG (Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, dan Gemah Ripah Loh Jinawi).

“Pemerintah Kabupaten Karangasem berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dari sisi kebijakan, sumber daya, maupun kolaborasi lintas perangkat daerah, agar inovasi ini berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Gusti Putu Parwata. (05)

Back to top button