HiburanKarangasem

Mila Dewi Rilis Single Baru “Satya Tanpa Tepi”

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Suasana pawiwahan di Bali sering kali dipenuhi lantunan lagu yang mengiringi momen sakral dua insan yang berjanji untuk hidup bersama.

Dari panggung – panggung pernikahan itulah, penyanyi asal Desa Kubu, Karangasem, Mila Dewi menemukan sebuah inspirasi yang akhirnya menjelma menjadi lagu berjudul “Satya Tanpa Tepi”.

Bagi Mila, lagu ini bukan sekadar karya baru dalam perjalanan kariernya. “Satya Tanpa Tepi” adalah refleksi dari pengalaman yang kerap ia rasakan ketika menyanyi di berbagai prosesi pawiwahan. Dari sana, ia melihat begitu banyak kisah cinta yang berujung pada ikatan suci pernikahan.

“Sering menyanyi di acara pawiwahan membuat saya ingin punya lagu yang benar-benar menggambarkan perjalanan cinta yang panjang, sampai akhirnya mantap menikah,”tutur Mila, Minggu (8/3/2025).

BACA JUGA:  Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Siap Dibahas, DPRD Soroti SILPA dan Optimalisasi PAD

Judul “Satya Tanpa Tepi” sendiri dipilih untuk menggambarkan kesetiaan seorang perempuan yang tak berbatas. Dalam liriknya, tergambar perjalanan seorang perempuan sejak ‘diambil dari rumah bajang’ hingga menjalani kehidupan rumah tangga bersama pasangan yang dipilihnya.

Ide lagu ini datang secara tak terduga. Saat itu Mila tengah melakukan perjalanan darat dari Denpasar menuju Karangasem, setelah menjalani proses rekaman single keduanya, “Jengah”. Perjalanan yang memakan waktu sekitar tiga setengah jam itu justru menjadi ruang sunyi yang memantik kreativitasnya.

Di tengah perjalanan, potongan lirik dan melodi tiba-tiba muncul di benaknya. Tanpa menunggu lama, ia mulai merangkai ide-ide tersebut hingga perlahan terbentuk menjadi sebuah lagu utuh.

Sebelum “Satya Tanpa Tepi”, Mila telah lebih dulu merilis tiga single, yakni “Jalan Ubadin”, “Jengah”, dan “Med Pedidian” yang diluncurkan pada Agustus tahun lalu. Melalui karya-karya tersebut, ia terus memperkuat identitasnya di jalur pop Bali.

BACA JUGA:  19 Kader Posyandu Karangasem Raih Nilai Sempurna

Untuk produksi lagu terbaru ini, Mila menggandeng WIGO Project Official sebagai label rilisan. Proses aransemen digarap oleh Widi Gomes dan selesai hanya dalam waktu dua hari, sebuah proses yang tergolong cepat, namun tetap menjaga nuansa emosional yang ingin disampaikan.

Konsep yang sama juga dihadirkan dalam video klipnya. Mengangkat suasana pawiwahan adat Bali yang sederhana namun sarat makna, video klip ini digarap oleh Widhi Photo dengan tata rias dari Sasya Beauty Studio.

Di balik proses produksi yang relatif singkat, Mila mengakui sempat menghadapi tantangan, terutama karena jarak antara tempat tinggalnya dan studio rekaman. Ia bahkan harus melakukan beberapa kali pengambilan ulang vokal untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapannya.

BACA JUGA:  BP3MI Dorong Terbentuknya Desa Migran Emas di Karangasem

Meski demikian, semangatnya untuk kembali berkarya tidak pernah surut. Perjalanan bermusik Mila sendiri telah dimulai sejak mengikuti ajang lomba BRTV dan KPB. Ia kemudian merilis single pertama pada 2005 sebelum akhirnya sempat vakum cukup lama karena menetap di Lombok sejak 2006 hingga 2021.

Setelah kembali ke Bali, gairah bermusiknya kembali tumbuh. Lagu “Jengah” yang terinspirasi dari kisah hidupnya menjadi salah satu titik kebangkitan tersebut.

Kini, melalui “Satya Tanpa Tepi”, Mila berharap lagunya dapat menjadi bagian dari momen-momen indah dalam kehidupan masyarakat Bali terutama dalam prosesi pernikahan.

“Semoga lagu ini bisa menghibur dan menjadi bagian dari momen indah bagi masyarakat Bali,”ujarnya.(05)

Back to top button