Agama & AdatKarangasem

Ribuan Warga Iringi Pengabenan Ayahanda Wakil Bupati Karangasem

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Prosesi pengabenan ayahanda Guru Pandu Prapanca Lagosa, Jro Mangku Nyoman Goya, berlangsung khidmat serta penuh haru, Rabu (6/5/2026). Upacara pengabenan digelar di Setra Pidpid, Kecamatan Abang, Karangasem.

Ribuan warga dari berbagai kalangan turut hadir untuk memberi penghormatan terakhir. Terlihat Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata didampingi Sekda Karangasem, Ketut Sedana Merta serta pimpinan OPD di Pemerintahan Karangasem.

Upacara pengabenan dimulai sejak pagi hari dengan serangkaian ritual adat yang dipimpin pemuka agama setempat.

BACA JUGA:  BP3MI Dorong Terbentuknya Desa Migran Emas di Karangasem

Keluarga besar almarhum tampak tegar mengikuti setiap tahapan prosesi, didampingi kerabatnya serta masyarakat.

Prosesi pengabenan ini dipuput sulinggih Ida Pandita Mpu Jaya Sattwikananda dari Geria Gaga, Taman Bali, Kabupaten Bangli, serta Ida Pandita Mpu Narmada dari Geria Narmada Wates Tengah, Duda Timur, Kecamatan Selat.

Manggala karya sekaligus Wakil Bupati Karangasem, Guru Pandu Prapanca Lagosa, mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan yang diberikan seluruh pihak sehingga prosesi pengabenan berjalan lancar, sesuai harapan.

BACA JUGA:  DPRD Karangasem Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Menjadi Perda

“Atas nama keluarga besar, saya mengucapkan terima kasih setulus – tulusnya kepada Bupati Karangasem, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh krama mengiringi prosesi pengabenan ayah kami,”ungkap Guru Pandu

Dukungan dan doa semua masyarakat akan menjadi penguat bagi keluarga dalam melepas ayahanda menuju alam keabadian.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan dan doa yang diberikan kepada kami,”ucapnya.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Karangasem Minta Tirta Tohlangkir Perluas Jaringan dan Pemerataan Distribusi Air Bersih

Bupati Karangasem, Gusti Putu Parwata menyampaikan, kehadirannya bersama jajaran pemerintah adalah bentuk penghormatan terakhir mengingat almarhum telah meninggalkan keteladanan, pengabdian dan nilai luhur yang patut dicontoh.

“Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Ida Sang Hyang Widhi Wasa, dan keluarga ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,”harp Gus Par sapaan akrab Gusti Putu Parwata.

Back to top button