Karangasem

Bupati Karangasem Buka Pelatihan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Area Ketinggian

KARANGASEM, MEDIA9.ID – Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata membuka pelatihan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Rabu (20/5/2026).

Tema yang diusung dalam pelatihan in adalah “Pelatihan Penyelamatan di Ketinggian”. Kegiatan yang digelar di Vila Surgawi Taman Ujung bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur penyelamatan di Kabupsten Karangasem. Baik keterampilan, kompetensi, dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat di ketinggian.

Sebanyak 60 pegawai Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Karangasem mengikuti pelatihan. Para peserta mendapatkan pembekalan teknis terkait penggunaan peralatan, prosedur penyelamatan, hingga penguatan kapasitas.

BACA JUGA:  Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam pada HKG PKK Ke-54 Provinsi Bali

Gus Par sapaan akrab I Gusti Putu Parwata, mengungkapkan, tugas pemadam kebakaran tak hanya sebatas memadamkan api. Tetapi juga mencakup fungsi penyelamatan sebagaimana tertuang dalam Panca Dharma Damkar.

Pesatnya perkembangan wilayah di Karangasem, ditandai dengan menjamurnya gedung bertingkat, banyak menara telekomunikasi, dan berbagai infrastruktur tinggi lainnya, turut meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan di ketinggian.

“Gedung bertingkat, menara telekomunikasi, dan infrastruktur tinggi mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini membawa konsekuensi berupa meningkatnya potensi risiko kecelakaan dan keadaan darurat di tempat ketinggian,”kata Gus Par.

BACA JUGA:  Temuan Persoalan Perizinan dan Tata Ruang, Pansus III DPRD Karangasem Dorong Evaluasi RTRW

Bupati menekankan bahwa operasi penyelamatan diketinggian adalah salah satu bentuk operasi dengan tingkat risiko dan kesulitan yang tinggi. Oleh sebab itu, diperlukan mental, fisik prima, penguasaan teknis alat keselamatan dan prosedur.

Aspek keselamatan petugas saat melaksanakan operasi penyelamatan sangat penting. Sehingga sangat dibutuhkan keterampilan, kompetensi, dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat terutama di area ketinggian.

Semangat “Pantang Pulang Sebelum Padam” harus diimbangi dengan prinsip utama penyelamatan yakni“Save More Lives” tanpa mengesampingkan keselamatan diri petugas.”Seorang penyelamat baik yakni penyelamat pulang dalam kondisi selamat,”tambahnya.

BACA JUGA:  Operasi Pekat Agung 2026, Polres Karangasem Sasar Prostitusi hingga Narkoba

Di akhir sambutannya,Gusti Parwata menegaskan bahwa terwujudnya visi memerlukan dukungan aparatur penyelamatan yang tangguh, profesional, dan siap memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Melalui pelatihan ini, diharapkan aparatur Damkar Karangasem semakin siap menghadapi tantangan penyelamatan di lapangan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang penanggulangan kebakaran dan penyelamatan demi terciptanya rasa aman bagi masyarakat Karangasem.(05)

Back to top button