Disdik Gianyar Gelar Bimtek Pola Asuh Anak di Era Digitalisasi

GIANYAR, MEDIA9.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gianyar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Bunda Gianyar Pandai (Pola Asuh Anak di Era Digitalisasi) dalam rangka mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Kabupaten Gianyar.
Kegiatan yang diikuti 228 ketua komite dan perwakilan orang tua PAUD tersebut berlangsung selama tiga hari, 26-28 Agustus 2026, di Kori Maharani.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Mawa mengatakan, penguatan pola asuh di era digital menjadi bagian penting dalam mewujudkan layanan PAUD HI yang memenuhi kebutuhan esensial anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan hingga kesejahteraan.
Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi memberikan peluang belajar bagi anak, namun juga menghadirkan tantangan seperti penggunaan gadget berlebihan, berkurangnya interaksi sosial, hingga potensi gangguan tumbuh kembang.
“Program Bunda Gianyar Pandai memosisikan pengasuhan berbasis digital positif sebagai pilar utama dalam mendampingi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan adaptif terhadap zaman,” ujar Wayan Mawa, Rabu (26/8/2026).
Layanan PAUD HI tidak dapat berjalan optimal jika hanya mengandalkan satuan pendidikan. Sinergi sekolah dengan komite dan orang tua diperlukan agar pola pembelajaran di sekolah selaras dengan pola pengasuhan di rumah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman komprehensif, mulai dari peningkatan mutu layanan edukatif, jaminan gizi dan kesehatan anak, hingga perlindungan anak dari dampak negatif teknologi,” harapnya.
Kepala Bidang PAUD Anak Agung Dwi Hari Hidayati menyampaikan, bimtek menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi. Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra menjadi salah satu narasumber dengan materi “Mendidik Anak di Era Digital”.
Surya Adnyani menekankan pentingnya pendampingan aktif orang tua. Penggunaan teknologi, kata dia, tidak cukup hanya dibatasi atau dilarang, tetapi perlu diarahkan agar anak mampu memanfaatkannya secara aman, kritis dan kreatif sesuai tahap perkembangan.
Strategi yang diberikan antara lain membiasakan penggunaan perangkat secara aman, memilih konten sesuai usia, melatih anak berpikir kritis terhadap informasi di internet, serta mendorong kreativitas dan kebiasaan menyaring informasi sebelum menyebarkannya.
Bimtek juga menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali dengan materi kebijakan PAUD bermutu dan strategi kemitraan dalam pemenuhan kebutuhan esensial anak.
Pada hari kedua, materi disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar mengenai pemenuhan gizi dan kesehatan anak usia dini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gianyar mengenai media komunikasi tepat guna bagi orang tua peserta didik PAUD, serta KPAD Provinsi Bali mengenai penguatan perlindungan anak dalam layanan PAUD HI. (*)



















